Pakar Sebut Emas Siap Ngegas Lagi, Ini Level yang Dibidik
Dari sisi fundamental, Geraldo menilai, peluang rebound emas didorong oleh aksi ambil untung (profit taking) pada dolar Amerika Serikat (AS). Setelah menguat cukup lama, dolar kini memasuki fase jenuh beli yang mendorong investor merealisasikan keuntungan.
Kondisi tersebut membuat emas kembali menarik sebagai aset alternatif, terutama bagi investor global.
Selain itu, lanjutnya, penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS juga menjadi faktor pendukung. Melemahnya yield membuat biaya peluang memegang emas, yang tidak memberikan imbal hasil, menjadi lebih rendah, sehingga meningkatkan minat investor.
“Permintaan aset safe haven juga mulai meningkat di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global, yang semakin memperkuat posisi emas sebagai lindung nilai,” jelas Geraldo.
Meski prospek jangka pendek terlihat positif, Geraldo mengingatkan bahwa kebijakan suku bunga tinggi dari Federal Reserve masih berpotensi menjadi penghambat utama dalam jangka menengah hingga panjang.
“Disiplin dalam pengelolaan risiko tetap menjadi kunci di tengah volatilitas pasar yang tinggi,” tegasnya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






