Target Harga Saham Emiten Hashim Djojohadikusumo Dipangkas
JAKARTA, investor.id – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge – emiten Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden Prabowo Subianto – mencetak lompatan kinerja. Namun, target harga saham WIFI diturunkan. Kenapa?
WIFI mencetak kinerja yang sangat kuat pada 2025, dengan laba bersih mencapai Rp 408,6 miliar atau melejit 77% yoy. Pendapatan sebesar Rp 1,7 triliun atau melesat 147% yoy.
“Lonjakan tersebut didorong oleh ekspansi jaringan fiber serta pertumbuhan segmen telekomunikasi hingga 245% yoy,” tulis analis MNC Sekuritas, Christian Sitorus dan Raka Junico W dalam risetnya, yang dikutip pada Rabu (29/4/2026).
Adapun margin WIFI tetap solid dengan margin EBITDA sebesar 66,8% dan margin laba operasional (operating profit margin/OPM) mencapai 55,2%.
Kemudian, tingkat utilisasi (take up rate/TUR) – jaringan yang berhasil dikonversi menjadi pelanggan – mencapai 60% dengan 1,5 juta sambungan rumah. “Ini menunjukkan permintaan yang kuat,” jelas Christian.
Posisi WIFI juga terus menguat dengan panjang jaringan backbone lebih dari 8.000 km, serta ekspansi berkelanjutan di Sumatra. Hal itu didukung oleh spektrum frekuensi 1,4 GHz (80 Mhz).
Namun, monetisasi masih sangat bergantung pada kemampuan eksekusi, khususnya dalam mengonversi ekspansi jaringan menjadi pendapatan berulang.
Baca Juga:
Lebih Dalam soal BMRI, Muncul PetunjukPerkembangan bisnis FWA (fixed wireless access) juga cukup kuat dengan lebih dari 200 ribu pelanggan dan TUR sekitar 88%. WIFI menargetkan sekitar 5.500 site pada 2026 dan 3,2 juta pengguna.
“Meskipun pipeline tetap solid – lebih dari 1,1 juta pengguna telah melakukan pra-registrasi – konversi menjadi pelanggan berbayar akan menjadi kunci utama monetisasi,” ungkap Christian.
Target Harga Baru
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






