DILD Siapkan Akuisisi usai Jual Saham Pengelola Intiwhiz Hotel
JAKARTA, investor.id – Emiten properti, PT Intiland Development Tbk (DILD) telah menyiapkan strategi pertumbuhan jangka panjang salah duanya melalui pendekatan akuisisi strategis dan fokus pada bisnis inti (core business).
Sebagai tindak lanjut, DILD pun mengambil langkah besar dengan menjual seluruh saham miliknya di entitas anak, PT Intiland Infinita selaku perusahaan yang mengelola Intiwhiz Hotel dengan total nilai transaksi mencapai Rp31,31 miliar.
DILD mendivestasi secara langsung total 450.000.0000 lembar saham atau mencerminkan 10,07% saham di PT Intiland Infiniti kepada dua pihak yaitu PT Phoenix Tera Nusantara dan PT Prima Aneka Selera.
Rinciannya, melepas 3.000.000 lembar saham kepada Phoenix Tera Nusantara dan 446.000.000 lembar saham kepada Prima Aneka Selera. Kedua pembeli tersebut bukanlah pihak afiliasi sehingga transaksi ini tidak termasuk sebagai transaksi afiliasi.
“Penjualan saham ini sebagai upaya perseroan untuk melakukan konsolidasi usaha dan fokus pada pengembangan lini usaha utama,” jelas Theresia Rustandi, Sekretaris Perusahaan dalam penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip, Rabu (29/4/2026).
Theresia melanjutkan, manajemen DILD meyakini, transaksi nonafiliasi tersebut akan memberikan dampak positif bagi perseroan. Sebab, selepas transaksi, perseroan praktis tidak lagi tercatat sebagai pemilik saham PT Intiland Infinita.
Siapkan Akuisisi
Ke depan, emiten properti yang sahamnya dikoleksi investor kawakan Lo Kheng Hong ini akan fokus melakukan pertumbuhan secara organik dengan mengembangkan proyek di Jakarta dan Surabaya. Kemudian, memaksimalkan nilai portofolio dan mengonsolidasikan lahan di sekitar proyek yang dikembangkan.
Selain itu, sebagaimana mengacu pada materi paparan publik yang dipublikasi, DILD juga akan melakukan akuisisi strategis sesuai visi dan misi perusahaan; fokus pada bisnis inti perseroan; dan akuisisi secara terencana untuk meningkatkan nilai jangka panjang.
Tidak ketinggalan, DILD juga akan menjalin kemitraan strategis untuk memperkuat posisi perseroan; mengedepankan rekam jejak dalam mengembangkan proyek kerja sama dengan mitra strategis; dan memperkuat posisi keuangan dalam pegembangan proyek.
Dalam hal manajemen modal dan investasi, DILD fokus mengelola arus kas demi menjaga kelangsungan pertumbuhan; mengelola risiko dengan pembiayaan yang terencana, dan mengembangkan jaringan global untuk mendukung strategi pembiayaan.
Editor: Muawwan Daelami
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






