Minggu, 21 Juni 2026

Gelombang Besar Pembelian Emas

Penulis : Natasha Khairunisa
30 Apr 2026 | 11:40 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas. (Pluang)
Ilustrasi emas. (Pluang)

JAKARTA, investor.id - World Gold Council (WGC) mengungkapkan bahwa bank sentral global meningkatkan kepemilikan emas dengan laju tercepat dalam lebih dari setahun pada kuartal pertama 2026.

Dikutip dari Mining.com, Kamis (30/4/2026), laporan terbaru WGC mengungkapkan bahwa penurunan harga emas mendorong gelombang pembelian yang mengimbangi penjualan oleh sejumlah bank sentral lain.

WGC mencatat, pembelian bersih emas di antara lembaga resmi mencapai 244 ton pada kuartal pertama 2026, atau naik dari 208 ton pada kuartal sebelumnya. Bank sentral Polandia, Uzbekistan, dan Tiongkok menjadi pembeli emas terbesar.

ADVERTISEMENT

Lonjakan akumulasi bersih ini terjadi ketika bank sentral lain mengurangi kepemilikan emas mereka. Turki, Rusia, dan Azerbaijan bergabung dengan sejumlah bank sentral dan dana kekayaan negara lainnya dengan mengurangi sekitar 115 ton emas selama kuartal pertama.

Dilaporkan, Turki menjual cadangan emas untuk melindungi mata uang dan ekonominya dari dampak perang; Rusia menjual emas untuk memenuhi defisit anggaran; dan Azerbaijan, melakukan aksi jual untuk mengembalikan kepemilikan ke dalam batas yang diizinkan.

Selain itu, WGC juga menyoroti fluktuasi harga emas dalam beberapa waktu terakhir setelah pecahnya perang AS-Iran. Disebutkan, diantara faktor-faktor yang membebani harga emas adalah melonjaknya harga energi, yang meningkatkan ekspektasi bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga atau menaikkannya untuk menahan inflasi.

“Ini pertama kalinya dalam beberapa waktu kita melihat koreksi yang cukup signifikan pada harga emas,” kata John Reade, kepala strategi di World Gold Council yang berbasis di London.

“Hal itu memungkinkan bank sentral yang mungkin sebelumnya menahan diri, menunggu kesempatan seperti ini, untuk masuk dan mengambil sejumlah besar emas," bebernya.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 28 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 59 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia