Folago (IRSX) Balikkan Rugi Jadi Laba
JAKARTA, investor.id - PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) membukukan kinerja positif pada kuartal I-2026 dengan membalikan posisi rugi menjadi mencetak laba bersih.
IRSX berhasil mengantongi pendapatan sebesar Rp 170,73 miliar meroket 233,43% dari kuartal I-2025 yang tercatat sebesar Rp 51,21 miliar.
Sejalan dengan itu, laba bruto perseroan ikut naik tajam dari Rp 856,97 juta pada kuartal I-2025 menjadi Rp 18,61 miliar di kuartal I-2026.
Kinerja operasional yang solid ini membawa IRSX meraih laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 3,29 miliar, berbanding terbalik dengan posisi kuartal I-2025 yang masih mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 629,76 juta.
Pertumbuhan pendapatan IRSX pada periode ini ditopang oleh diversifikasi lini bisnis yang semakin tajam. Produk digital masih menjadi kontributor utama dengan pendapatan mencapai Rp 115,11 miliar, tumbuh 130,2% dari Rp 50,00 miliar di kuartal I-2025.
Pemasaran digital yakni lini bisnis baru ini memberikan kontribusi sebesar Rp 48,8 miliar. Komisi berkontribusi sebesar Rp 4,54 miliar di kuartal I-2026. Peranti lunak IRS menyumbangkan pendapatan sebesar Rp 2,2 miliar.
Total aset perseroan per 31 Maret 2026 tercatat sebesar Rp 369,47 miliar, naik sekitar 2,56% dibandingkan posisi akhir Desember 2025 yang sebesar Rp 360,23 miliar.
Kenaikan ini didorong oleh peningkatan aset tidak lancar, terutama pada pos aset tak berwujud neto yang melonjak menjadi Rp 31,12 miliar.
Kemudian dari sisi liabilitas dan ekuitas, perseroan menjaga struktur permodalan yang stabil dimana saldo kas perseroan berada pada level Rp 99,49 miliar.
Total liabilitas tercatat sebesar Rp 52,59 miliar, mengalami kenaikan dari posisi akhir tahun 2025 sebesar Rp 44,87 miliar.
Kenaikan liabilitas terutama berasal dari utang pemegang saham yang meningkat menjadi Rp 10,13 miliar dan kenaikan utang pajak menjadi Rp 5,05 miliar per Maret 2026.
Meskipun demikian, pertumbuhan laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya menjadi Rp 30,24 miliar memperkuat basis ekuitas perseroan di awal tahun 2026 ini.
Total ekuitas mencapai Rp 316,88 miliar, sedikit meningkat dari posisi 31 Desember 2025 yang sebesar Rp 315,36 miliar.
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






