Sabtu, 20 Juni 2026

CHEK Siapkan Buyback Saham

Penulis : M. Ghafur Fadillah
18 Jun 2026 | 21:19 WIB
BAGIKAN
Diastika Biotekindo (CHEK). Ist
Diastika Biotekindo (CHEK). Ist

JAKARTA, investor.id – Di tengah mulai pulihnya sentimen pasar saham domestik, PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK) mengambil langkah strategis dengan menyiapkan program pembelian kembali saham (buyback) senilai maksimal Rp 15 miliar. Aksi korporasi tersebut menjadi sinyal optimisme manajemen terhadap prospek bisnis sekaligus upaya meningkatkan nilai bagi pemegang saham di tengah fluktuasi pasar.

Aksi ini terungkap dalam keterbukaan informasi perseroan belum lama ini, dimana perseroan mengumumkan rencana buyback saham dengan nilai maksimal Rp15 miliar, termasuk biaya transaksi. Jumlah saham yang akan dibeli kembali mencapai sebanyak-banyaknya 80 juta saham atau setara 1,94% dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

Pelaksanaan buyback dilakukan dengan memanfaatkan kondisi pasar yang masih berfluktuasi, sekaligus mencerminkan keyakinan Perseroan terhadap fundamental dan prospek usaha jangka panjang.

ADVERTISEMENT

“Perseroan memiliki kondisi likuiditas yang memadai untuk melaksanakan kegiatan usaha serta pembiayaan buyback saham, di mana seluruh dana yang digunakan berasal dari kas internal Perseroan tanpa mengorbankan likuiditas maupun rencana ekspansi bisnis,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, Kamis (17/6/2026).

Perseroan menegaskan pelaksanaan buyback tidak akan memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan maupun operasional perusahaan. Kegiatan usaha tetap berjalan normal dan seluruh kebutuhan modal kerja serta pengembangan bisnis telah diperhitungkan secara memadai. Berdasarkan simulasi proforma laporan keuangan per 31 Desember 2025, pelaksanaan buyback diperkirakan menurunkan total aset dan ekuitas masing-masing sebesar Rp 15 miliar. Namun di sisi lain, aksi korporasi tersebut berpotensi meningkatkan nilai bagi pemegang saham.

Laba per saham (earnings per share/EPS) diproyeksikan meningkat dari Rp 2,62 menjadi Rp 2,66. Selain itu, sejumlah indikator profitabilitas seperti return on assets (ROA) dan return on equity (ROE) juga diperkirakan mengalami perbaikan seiring berkurangnya jumlah saham beredar.

Dari sisi kepatuhan terhadap regulasi Bursa Efek Indonesia (BEI), buyback tersebut juga tidak akan mengganggu ketentuan free float. Setelah pelaksanaan buyback, porsi saham publik diperkirakan turun dari 20,95% menjadi 19,01%.
Angka tersebut masih berada di atas batas minimum free float sebesar 15% sebagaimana diatur dalam Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-A.Perseroan menunjuk PT Lotus Andalan Sekuritas sebagai pihak yang akan melaksanakan transaksi pembelian kembali saham tersebut.

Langkah buyback CHEK muncul di tengah upaya pemulihan pasar saham domestik yang mulai menunjukkan perbaikan. Sejumlah emiten memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan kepercayaan investor sekaligus mengoptimalkan struktur permodalan perusahaan.

Bagi CHEK, aksi buyback tidak hanya menjadi instrumen stabilisasi harga saham di tengah volatilitas pasar, tetapi juga mencerminkan keyakinan manajemen bahwa valuasi saham Perseroan masih menarik dan memiliki potensi peningkatan nilai di masa mendatang.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 11 menit yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 33 menit yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 43 menit yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 55 menit yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 1 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 1 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia