Minggu, 21 Juni 2026

Merdeka Copper (MDKA) Mau Rombak Direksi

Penulis : M. Ghafur Fadillah
19 Jun 2026 | 15:55 WIB
BAGIKAN
Salah satu lokasi tambang PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). (Foto: MDKA)
Salah satu lokasi tambang PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). (Foto: MDKA)

JAKARTA, investor.id - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengusulkan perombakan jajaran direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Juni 2026. 

Perombakan manajemen ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus mendukung pengelolaan portofolio bisnis yang semakin berkembang dan terintegrasi.

Dalam agenda RUPST, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham untuk mengangkat tiga Direktur baru, yakni Mirdal Vismara Timoer, Mohammad Fitriyansyah, dan M.P. Riyadi Effendy.

ADVERTISEMENT

Ketiganya dinilai memiliki kompetensi yang relevan dalam bidang keuangan, operasional, manajemen proyek, serta pengembangan bisnis.

Sejalan dengan usulan tersebut, MDKA juga mengajukan pengunduran diri Jason Laurence, David Thomas Fowler, dan Chrisanthus Supriyo dari jabatan Direktur Perseroan.

Presiden Direktur MDKA Albert Saputro mengatakan perubahan susunan direksi telah direncanakan sejak lama sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi tata kelola dan meningkatkan efektivitas pengelolaan bisnis.

“Merdeka terus berkembang dengan portofolio aset yang semakin luas dan kegiatan operasional yang semakin terintegrasi. Kami percaya pengalaman dan kompetensi para kandidat direksi yang diusulkan akan semakin memperkuat kemampuan perseroan dalam menjalankan strategi pertumbuhan secara disiplin, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Albert dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, penguatan tim manajemen menjadi penting seiring transformasi MDKA menjadi grup pertambangan dan pengolahan mineral yang memiliki portofolio aset semakin beragam, mulai dari emas, tembaga, nikel hingga bahan baku baterai kendaraan listrik.

Salah satu kandidat Direktur yang diusulkan adalah Mirdal Vismara Timoer, yang saat ini menjabat sebagai Deputy Group Chief Financial Officer (CFO) Merdeka Group sejak 2025.

Mirdal memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang keuangan, akuntansi, pembiayaan, perencanaan strategis, serta hubungan investor pada sektor pertambangan, energi, minyak dan gas, hingga telekomunikasi. 

Bergabung dengan MDKA sejak 2018, dia sebelumnya memegang sejumlah posisi strategis, termasuk Head of Corporate Finance, Financial Planning & Analysis (FP&A), dan Investor Relations.

Sementara itu, Mohammad Fitriyansyah diusulkan untuk memperkuat kapabilitas operasional dan pengembangan proyek. Lulusan Teknik Sipil Universitas Indonesia tersebut memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade di bidang engineering, manajemen konstruksi, dan proyek Engineering, Procurement and Construction (EPC).

Sepanjang kariernya, Mohammad Fitriyansyah pernah menduduki berbagai posisi kepemimpinan di sejumlah perusahaan besar, antara lain PT Rekayasa Industri, PT Balfour Beatty Sakti Indonesia, PT JGC Indonesia, PT Petrosea Tbk, dan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk.

Adapun kandidat ketiga, M.P. Riyadi Effendy atau Teddy Effendy, memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang keuangan, tata kelola perusahaan, transformasi bisnis, dan manajemen strategis.

Saat ini Teddy menjabat sebagai Chief of Business Improvement Merdeka Group serta direktur pada sejumlah entitas anak usaha perseroan. Sebelum bergabung dengan Merdeka pada 2022, ia pernah berkarier di Arthur Andersen & Co., Grup Astra, Grup Lippo, Kia Mobil Indonesia Group, dan PT Hyundai Oto Komersial Indonesia.

Fokus MDKA

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 14 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 45 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 7 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia