Minggu, 21 Juni 2026

Menu dan Anggaran Makan Bergizi Gratis Tidak Sama di Tiap Daerah

Penulis : Monique Handa Shafira
19 Jul 2024 | 21:20 WIB
BAGIKAN
Tim Gugus Tugas SInkronisasi menyampaikan keterangan terkait program Makan Bergizi Gratis,di Jakarta, Jumat (19/7/24)
Tim Gugus Tugas SInkronisasi menyampaikan keterangan terkait program Makan Bergizi Gratis,di Jakarta, Jumat (19/7/24)

JAKARTA, investor.id - Anggota Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi membantah isu soal pemangkasan anggaran makan bergizi gratis menjadi Rp 7.500 per porsi. Menurutnya, satu hal yang sudah disepakati untuk program ini adalah anggaran sebesar Rp 71 triliun untuk tahun 2025.

Dikatakan Hasan, anggaran makan bergizi gratis (MBG) di tiap daerah bisa berbeda karena menyesuaikan dengan menu dan ketersediaan bahan pangan di masing-masing daerah. Namun saat ini, pihaknya masih melakukan uji coba dan kajian untuk mengoptimalkan program unggulan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tersebut.

“Kalau soal harga itu pasti tergantung bahan baku makanan yang tersedia di berbagai daerah. Jadi, tidak akan sama menunya. Di berbagai daerah kan tergantung ketersediaan pangan apa,” kata Hasan dalam konferensi pers di Media Center TKN, Jakarta, Jumat (19/7/2024).

ADVERTISEMENT

Sementara untuk kebutuhan gizi dalam makan bergizi gratis pastinya akan ditentukan ahli gizi. Dengan pangan yang tersedia, kata Hasan, maka kebutuhan gizi tersebut bisa diracik formulanya seperti apa.

“Jadi, enggak ada tuh main harga segini. Itu belum ada, angka itu belum ada sama sekali. Makanya saya bingung sudah keluar angka sementara dari kita sendiri belum keluar angka,” tukas Hasan.

Dikatakan Hasan, Prabowo Subianto memberikan dua arahan terkait program ini. Pertama, program MBG harus memenuhi standar ketercukupan gizi.

Kedua, jumlah penerima MBG harus dioptimalkan karena alokasi anggaran yang dianggarkan untuk program tersebut mencapai Rp 71 triliun. Menurut Hasan, pihaknya juga tengah menggelar riset dan uji coba sebelum program itu betul-betul dilaksanakan.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia