Sabtu, 4 April 2026

Kerugian Ekonomi Rp 100 Triliun, Pemprov DKI Kembangkan Teknologi AI Atasi Kemacetan

Penulis : Reza Hery Pamungkas
27 Aug 2025 | 17:12 WIB
BAGIKAN
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat memimpin Apel Kolaborasi Mengatasi Kemacetan Lalu Lintas di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Rabu (27/08/2025).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat memimpin Apel Kolaborasi Mengatasi Kemacetan Lalu Lintas di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Rabu (27/08/2025).

JAKARTA, investor.id – Kemacetan di Jakarta masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengungkapkan, kerugian ekonomi akibat kemacetan di Jabodetabek mencapai Rp 100 triliun per tahun.

Rano menyebut, angka tersebut merupakan hasil studi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bersama JUTPI II (Jabodetabek Urban Transportation Policy Integration) pada tahun 2019.

Nilai kerugian itu setara dengan enam kali biaya pembangunan MRT Jakarta fase pertama, atau sekitar 4% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Jabodetabek.

Advertisement

“Kemacetan tidak hanya merugikan secara ekonomi, tapi juga berdampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat. Sektor transportasi menjadi penyumbang utama polusi udara di Jakarta,” ujar Rano saat memimpin Apel Kolaborasi Mengatasi Kemacetan Lalu Lintas di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Rabu (27/08/2025).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjut Rano, terus berupaya mengendalikan kemacetan dengan pendekatan teknologi. 

Salah satunya melalui pengembangan sistem Intelligent Traffic Control System (ITCS) berbasis kecerdasan buatan (AI). Saat ini, sistem tersebut telah diterapkan di 65 dari total 321 persimpangan di Jakarta.

Pemprov DKI mengklaim, penerapan ITCS mampu menurunkan waktu tunggu kendaraan di persimpangan hingga 15–20%.

Selain itu, sistem ini juga akan menjadi fondasi dalam pengawasan pajak kendaraan dan emisi gas buang di wilayah ibu kota.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Business 2 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 6 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 32 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 35 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 48 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia