Minggu, 21 Juni 2026

Antisipasi Keracunan, BGN Siap Tindak Tegas SPPG Bermasalah

Penulis : Mohammad Muajijin
29 Sep 2025 | 13:25 WIB
BAGIKAN
Siswa mengumpulkan tempat makan usai menyantap hidangan makan bergizi gratis (MBG) di SD Negeri Banjarsari 5, Kota Serang, Banten, Selasa (18/2/2025). (ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto)
Siswa mengumpulkan tempat makan usai menyantap hidangan makan bergizi gratis (MBG) di SD Negeri Banjarsari 5, Kota Serang, Banten, Selasa (18/2/2025). (ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto)

JAKARTA, investor.id - Antisipasi keracunan siswa ketika menyantap menu dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Badan Gizi Nasional (BGN) perketat pengawasan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menyiapkan makanan.

Bahkan BGN akan berikan tegas hingga penutupan terhadap dapur SPPG yang bermasalah, ketika makanan yang mereka distribusikan bermasalah dan tidak higienis.

Baca juga: Pendaftaran Mitra SPPG Kembali Dibuka Hingga Kuota Penuh

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Deputi kerjasama BGN Nyoto Suwignyo, saat meninjau SPPG di Pondok Pesantren Al Amien, yang berada di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan/ Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (29/9/2025).

ADVERTISEMENT

Nyoto Suwignyo mengatakan, untuk mencegah terjadinya keracunan dalam makanan MBG, pihaknya menyuruh setiap SPPG ada juru masak yang mempunyai sertifikat. Dan jika tidak juru masak yang bersertifikasi, maka SPPG hanya boleh melayani sekitar 1000 sampai 1.500 pelajar.

"Kita akan cek setiap SPPG apakah ada juru masak yang bersertifikasi. Dan kita akan menggandeng Pemerintah Daerah, untuk mengecek SPPG apakah sudah mempunyai sertifikat layak, higienis sanitasi. Kami juga kana memberikan sanksi tegas kepada SPPG yang bermasalah," Tegas Nyoto Suwignyo, Deputi Kerjasama BGN.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Rp 1 Triliun untuk Bangun 264 SPPG di Wilayah 3T

Sementara Walikota Kediri Vinanda Prameswati menyatakan, akan terus melakukan pengawasan dengan dinas terkait ke sejumlah dapur SPPG. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya keracunan mbg di wilayah kota kediri.

"Kita akan melakukan pengawasan kepada SPPG yang sudah berdiri, maupun yang akan berdiri. Hal ini untuk mencegah para siswa mengalami keracunan usai menyantap menu MBG. Jangan sampai tujuan kita untuk memenuhi kebutuhan gizi para siswa, justru menjadi musibah keracunan." Kata Vinanda Prameswati, Wali Kota Kediri.

Di wilayah Kota Kediri, saat ini sudah berdiri sebanyak 5 dapur SPPG, yang tersebar di 3 Kecamatan.

Baca juga: Prabowo Instruksikan Kebersihan dan Kedisiplinan Dapur MBG

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 30 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia