Minggu, 21 Juni 2026

Danantara Siap Ikuti Kebijakan Demutualisasi BEI

Penulis : Grace El Dora
31 Jan 2026 | 21:49 WIB
BAGIKAN
Rosan Roeslani. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S.)
Rosan Roeslani. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S.)

JAKARTA, investor.id – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) siap mengikuti kebijakan demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menjadi bagian reformasi pasar modal Indonesia.

"Kita ikuti dulu proses demutualisasinya, nanti tentunya sesudah itu baru nanti kita melihat besarannya, persentase dari saham itu," ungkap CEO Danantara Rosan Roeslani seperti dikutip Antara, di Jakarta, Sabtu (31/1/2026).

Menurut Rosan, tentunya bukan hanya Danantara, tapi juga dari institusi keuangan dunia lainnya pun akan dibuka. "Nanti kita lihat yang terbaiknya seperti apa," katanya.

Sebagai informasi, pemerintah mempercepat penyelesaian aturan demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) agar bisa diproses pada 2026 ini. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi, serta mengurangi potensi benturan kepentingan di pasar modal.

ADVERTISEMENT

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan demutualisasi bursa efek dapat menjadi transformasi struktural untuk memisahkan kepentingan antara pengurus bursa dan anggota bursa, yang selama ini terbatas pada perusahaan sekuritas.

Dengan pemisahan tersebut, independensi pengelolaan bursa diharapkan akan semakin kuat.

Airlangga menjelaskan selama bursa efek berbasis keanggotaan, posisi direksi dan pengurus berpotensi dipengaruhi oleh anggota bursa yang terdiri dari berbagai perusahaan sekuritas yang berbeda.

Maka dari itu setelah adanya demutualisasi nanti, struktur kepemilikan bakal lebih terbuka sehingga pengelolaan bursa menjadi lebih independen.

Sementara itu, Danantara Indonesia menyatakan minat untuk menjadi salah satu pemegang saham Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah demutualisasi bursa efek diterapkan.

CEO Danantara Rosan Roeslani menyambut positif rencana percepatan demutualisasi BEI sebagai bagian dari transformasi struktural pasar modal nasional dan penguatan tata kelola bursa.

Terkait skema masuknya apakah melalui penawaran umum perdana saham (IPO) atau mekanisme lain, Rosan menyebut hal itu masih dikaji melihat struktur terbaik yang disiapkan dalam proses demutualisasi.

Menuju Era Baru BEI

Rencana demutualisasi BEI merupakan bagian dari transformasi besar yang tertuang dalam UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Selama ini, BEI beroperasi dengan model keanggotaan (mutual), di mana pemegang sahamnya terbatas pada perusahaan sekuritas yang juga bertindak sebagai anggota bursa. Struktur ini sering kali dinilai rentan terhadap benturan kepentingan antara fungsi regulator dan kepentingan bisnis anggota.

Melalui demutualisasi, BEI akan bertransformasi menjadi entitas perseroan yang kepemilikannya lebih terbuka, bahkan membuka peluang untuk melakukan IPO saham seperti bursa global lainnya, misalnya SGX di Singapura atau HKEX di Hong Kong.

Kehadiran Danantara Indonesia, sebagai badan pengelola investasi berdaulat, dalam struktur kepemilikan baru ini diharapkan dapat memperkuat posisi tawar pasar modal Indonesia di kancah internasional, meningkatkan likuiditas, serta menjamin pengawasan yang lebih independen dan profesional.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 31 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia