Minggu, 5 April 2026

Mensos Targetkan Proses Reaktivasi Kepesertaan BPJS PBI Rampung Bulan April

Penulis : Muharom Adi Yuliarta
15 Feb 2026 | 11:15 WIB
BAGIKAN
Menteri Sosial RI, Syaifullah Yusuf saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi (STR) 44 di Pejagoan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (14/2/2026). (B-Universe/Muharom Adi Yuliarta)
Menteri Sosial RI, Syaifullah Yusuf saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi (STR) 44 di Pejagoan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (14/2/2026). (B-Universe/Muharom Adi Yuliarta)

JAKARTA, investor.id - Menteri Sosial (Mensos), Syaifullah Yusuf menargetkan proses reaktivasi kepesertaan BPJS PBI rampung pada bulan April 2026 mendatang. Proses reaktivasi tersebut mengacu pada data pengecekan lapangan yang dilakukan oleh Kementerian Sosial RI bersama Badan Pusat Statistik (BPS).

Proses reaktivasi kepesertaan BPJS PBI yang sempat dinonaktifkan oleh Kemensos RI telah dilakukan sejak sepekan terakhir. Sedikitnya terdapat 11 juta peserta BPJS PBI yang kepesertaannya dinonaktifkan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 106 ribu peserta telah kembali diaktifkan kepesertaannya oleh Kemensos.

ADVERTISEMENT

"Reaktivasi ini diprioritaskan bagi peserta yang menderita penyakit katastropik dan memerlukan pengobatan rutin berkala," kata Syaifullah saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi (STR) 44 di Pejagoan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dikutip pada Minggu (15/2/2026).

Mensos Syaifullah menyebut, proses reaktivasi terhadap 106 ribu kepesertaan tersebut ditargetkan rampung sebelum Lebaran. Sementara itu, kepesertaan lainnya akan direaktivasi secara bertahap.

Proses reaktivasi bagi jutaan peserta BPJS PBI ini dilakukan berdasarkan data pengecekan lapangan atau ground check. Kemensos RI dan BPS akan melakukan pengecekan terhadap 11 juta kepesertaan yang sebelumnya dinonaktifkan.

Syaifullah menambahkan, proses ground check ditargetkan rampung maksimal pada April 2026. Masyarakat juga diharapkan proaktif selama proses pengecekan lapangan berlangsung.

Dijelaskannya, penonaktifan kepesertaan BPJS PBI dilakukan berdasarkan Data Terpadu Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola BPS. Data tersebut disajikan dalam bentuk peringkat dengan pembagian sepuluh desil.

Kepesertaan BPJS PBI yang dinonaktifkan berada pada desil enam hingga sepuluh, sedangkan peserta pada desil satu hingga lima tetap aktif.

"Namun, bagi peserta yang menderita penyakit katastropik meski berada di desil enam hingga sepuluh, dilakukan migrasi ke desil satu hingga lima agar tetap mendapatkan bantuan," terangnya.

Data Kepesertaan Bersifat Dinamis 

Syaifullah menegaskan, PBI JKN merupakan bantuan dari APBN atas arahan Presiden. Tahun ini, alokasi PBI JKN mencapai 96.800 orang yang dibagi ke seluruh kabupaten/kota. Selain itu, terdapat pula PBI dari pemerintah daerah.

Secara nasional, sekitar 50% penduduk mendapatkan dukungan untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan dengan iuran yang dibayarkan pemerintah.

Menurutnya, data kepesertaan bersifat dinamis karena adanya perubahan seperti kelahiran, kematian, perpindahan tempat tinggal, hingga perubahan status ekonomi.

"Sejak 2025, pemerintah menggunakan DTSEN sebagai pedoman tunggal, dengan pemeringkatan desil satu hingga sepuluh," ungka Syaifullah.

Peserta BPJS PBI Dengan Penyakit Kronis dapat Reaktivasi Otomatis

Mensos Syaifullah menambahkan, peserta pada desil enam hingga sepuluh dialihkan dan sebagian dinonaktifkan, namun tetap diberikan kesempatan untuk mengajukan reaktivasi apabila memang membutuhkan dan terdapat kekeliruan data.

Untuk peserta dengan penyakit kronis atau katastropik, reaktivasi dilakukan secara otomatis, sambil tetap menjalani proses ground check sebagai dasar penyaluran PBI tahap berikutnya dalam dua hingga tiga bulan ke depan.

“Sekitar 106 ribu kita targetkan selesai dalam dua bulan. Sisanya dari 11 juta peserta, kita harapkan tiga bulan atau maksimal April sudah selesai,” pungkasnya.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 1 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 1 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia