Minggu, 5 April 2026

KPK Sita 5 Mobil dari Kantor DJBC, Diduga Hasil Gratifikasi Terkait Importasi Barang

Penulis : Yustinus Patris Paat
5 Mar 2026 | 20:27 WIB
BAGIKAN
Mobil-mobil yang disita KPK terkait kasus dugaan korupsi bea cukai. (Dok.KPK)
Mobil-mobil yang disita KPK terkait kasus dugaan korupsi bea cukai. (Dok.KPK)

JAKARTA, investor.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita lima mobil dari kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Kementerian Keuangan, Jakarta. Penyitaan ini bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan DJBC.

"Terkait dengan perkara Bea Cukai, awal pekan ini penyidik melakukan penyitaan 5 unit kendaraan roda empat yang disita di kantor pusat Direktorat Jenderal Bea Cukai Jakarta," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2026). 

Budi mengatakan KPK menduga kuat mobil-mobil tersebut berasal dari tindak pidana korupsi berupa suap atau penerimaan gratifikasi terkait Importasi barang dan pengurusan cukai di DJBC. Mobil-mobil tersebut juga diduga digunakan oleh oknum-oknum di DJBC untuk melakukan aksi koruptif.

ADVERTISEMENT

"Mobil-mobil ini juga yang diduga digunakan untuk kegiatan operasional oleh para oknum dalam melakukan dugaan tindak pidana korupsi, baik yang berkaitan dengan importasi barang yaitu dalam proses kepabeanan maupun terkait dengan cukai," tandas Budi.

Budi mengatakan, saat ini mobil-mobil tersebut sudah dibawa ke Gedung KPK Merah Putih sebagai barang bukti untuk proses penyidikan perkara ini. Penyidik akan mempelajari dan menganalisis mobil-mobil tersebut untuk memperkuat bukti-bukti yang sudah diamankan KPK pada saat operasi tangkap tangan (OTT) oknum Bea Cukai beberapa waktu lalu.

KPK diketahui telah menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi Ditjen Bea Cukai, yakni Budiman Bayu Prasojo (BBP) selaku Kepala Seksi Intelijen Cukai bidang Penindakan dan Penyidikan (Kasi Intel P2) DJBC.

Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan dari kasus dugaan suap dan/atau penerimaan gratifikasi dalam pengaturan importasi barang di DJBC. Budiman diduga tidak hanya menerima gratifikasi dari pengurusan importasi barang (kepabeanan), tetapi juga dalam pengaturan cukai di DJBC.

KPK telah menemukan uang Rp 5,19 miliar dari safe house Ciputat yang diduga merupakan hasil gratifikasi pengurusan importasi barang (kepabeanan) dan pengaturan cukai yang diterima Budiman dan Sisprian Subiaksono (SIS) selaku Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan (Kasubdit Intel P2) DJBC. Sebelumnya, KPK telah menetapkan 6 tersangka dalam kasus ini.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 3 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 3 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 6 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia