Hari Ini, 363 Petugas Haji Berangkat Perdana
JAKARTA, investor.id – Hari ini, Jumat (17/04/2026), sebanyak 363 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 Arab Saudi akan diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Ini merupakan keberangkatan perdana petugas haji dengan daerah kerja Madinah dan Bandara, yang juga menandai dimulainya fase operasional perlindungan dan pelayanan bagi jemaah haji Indonesia yang akan segera tiba di Tanah Suci.
Menjelang keberangkatan, para petugas mengikuti pembekalan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (16/4) malam. Kegiatan ini bertujuan menyegarkan kembali kesiapan fisik dan mental usai menjalani ibadah Ramadan
Direktur Bina Petugas Haji Reguler Kementerian Haji dan Umrah, Chandra Sulistio Reksoprodjo, menegaskan pentingnya pembekalan sebagai penguatan kembali kesiapan petugas sebelum bertugas di Tanah Suci.
“Setelah jeda cukup panjang pasca-Lebaran, pembekalan ini penting untuk merefresh kesiapan kita,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa petugas haji merupakan pelayan tamu Allah sekaligus representasi negara di mata dunia. Karena itu, profesionalitas dan kedisiplinan menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
“Jamaah dari berbagai negara akan melihat kita. Jangan sampai citra Indonesia tercoreng akibat pelanggaran yang dilakukan petugas,” tegasnya.
Chandra juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap aturan, termasuk ketentuan barang bawaan agar tidak melanggar regulasi bea cukai Arab Saudi.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kerja tim yang solid serta menjaga etika komunikasi selama bertugas. “Penampilan juga harus diperhatikan, gunakan seragam lengkap dengan identitas dan atribut resmi,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah, Harun Al-Rasyid, mengingatkan tantangan besar yang akan dihadapi petugas, khususnya saat fase puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
“Pelayanan kepada jamaah harus maksimal, terutama saat rangkaian Armuzna. Wujudkan layanan terbaik bagi seluruh jamaah haji Indonesia,” pesannya.
Pembekalan ditutup dengan doa bersama, memohon kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji serta harapan agar jamaah dapat meraih predikat haji mabrur dan mabrurah
Secara keseluruhan, jumlah petugas haji 2026 mencapai sekitar 1.600 orang yang telah lolos setelah melalui seleksi yang diikuti oleh sekitar 11.349 orang pendaftar. Para petugas akan melayani 221.000 jemaah haji Indonesia.
Para petugas haji dibagi menjadi 3 daerah kerja (Daker) yakni Daker Madinah, Bandara, dan Makkah. Untuk Daker Madinah dan Bandara, keberangkatan dilaksanakan lebih awal yakni pada 17 dan 18 April, dengan masa kerja sekitar 75 hari. Sementara untuk Daker Makkah, diberangkatkan menjadi 3 tahap yakni pada 23,24, dan 25 April 2-26, dengan masa kerja sekitar 62 hari. Adapun para petugas terdiri atas beberapa tugas dan fungsi (Tusi) layanan yakni Transportasi, Konsumsi, Akomodasi, Perlindungan Jamaah, Pembimbing Ibadah, Layanan Disabillitas dan Lansia, serta Media Center Haji (MCH) .
Selain PPIH Arab Saudi, terdapat juga Petugas Haji Daerah (PHD) yang mendampingi jemaah langsung dalam kloter. Petugas haji 2026 dipastikan telah mengikuti diklat intensif untuk memperkuat kompetensi dalam melayani jemaah.
Editor: Euis Rita Hartati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





