Kota Tua Punya Siapa?
JAKARTA- Warga DKI Jakarta mengenal Kota Tua sebagai kawasan sejarah dengan arsitektur peninggalan Belanda. Di hari libur, kawasan Kota Tua ramai oleh warga dan turis mancanegara berbaur menikmati hiburan dan nuansa kolonial yang ada.
Sampai saat ini, kawasan Kota Tua masih menjadi pusat sejarah dan hiburan masyarakat yang rindu sejarah masa lalu dan keindahan arsitekturnya bergaya Eropa Belanda. Banyak manfaat yang didapat dengan berkunjung ke Kota Tua.
Namun masyarakat tahu kondisi Kota Tua saat ini, ada beberapa bangunan di kawasan itu yang tak terawat padahal Kota Tua sudah menjadi Cagar Budaya. Kalau kawasan ini tidak dirawat dengan baik di masa datang maka warga masyarakat tak akan bisa melihat secara langsung wujud “Roh nya Jakarta”.
Erasmus Huis melibatkan beberapa arsitek ternama dari Indonesia dan Belanda mengadakan Pameran “Jakarta Old Town Reborn“ di Gedung Erasmus Huis, Jakarta, mulai dari 13 Juli sampai dengan 15 Agustus 2014.
Pameran yang resmi dibuka Minggu (13/7) ini menampilkan karya dari arsitek ternama di Indonesia dan Belanda yang memfokuskan pada mefungsikan dan mempercantik kembali kawasan Kota Tua. Nampak dari maket karya mereka yang mencoba membaurkan gaya arsitektur Eropa Belanda dengan kontemporer. Tak hanya itu, ditampilan masa depan, kanal yang ada di kawasan Kota Tua difungsikan sebagai wisata air.
Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga mengupayakan dengan melayangkan surat kepada seluruh pemilik dan pengelola gedung tua di kawasan Kota Tua agar gedung bersejarah itu dapat segera diperbaiki dan melakukan revitalisasi bangunan tersebut.
"Saya sudah bikin suratnya, supaya pemilik gedung tua di sini segera persiapan. Dan awal tahun 2015, bisa langsung dikerjakan,” ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (23/6) lalu.
Sanksi tegas untuk pemilik gedung tua yang enggan memperbaiki bangunan tersebut pun telah disiapkan. Yaitu mengenakan denda Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 10 kali lipat dari besaran pajak sebenarnya. Bila tetap nakal, Pemprov DKI akan menyita bangunan tersebut.
"Kalau tidak mau mengikuti instruksi tersebut, kita kenakan tarif PBB 10 kali lipat. Tidak apa-apa terbelengkalai, tapi mahalin PBB-nya. Kalau tidak mau bayar PBB, kami akan sita gedungnya. Biarin kejam," ungkapnya kesal.
Pemprov DKI juga memberi penghargaan kepada pemilik gedung yang mau memperbaiki gedungnya. Salah satunya adalah memberikan keringanan PBB. "Kalau tidak mau, tawarkan saja ke Pemprov DKI. Kami akan siapkan anggarannya untuk beli, biar masalah Kota Tua ini selesai. Kalau mau bangun, kami bantu semuanya," terangnya.
"Soalnya sudah banyak gubernur DKI yang ngomong mau beresin Kota Tua, tapi nggak pernah selesai-selesai. Jadi harus ada paksaan, ancaman dulu, biar bergerak semuanya," terang Ahok. (ral)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial
Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun
Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026
PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru
Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon
Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.Enam Minggu Perang, Ribuan Nyawa Melayang dan 3 TNI Gugur
Update korban perang Timur Tengah: 3.500 tewas di Iran, 13 tentara AS gugur, dan 3 prajurit TNI Indonesia tewas saat tugas PBB di Lebanon.Tag Terpopuler
Terpopuler

