Nusuno Karya Kembangkan Violet Garden Rp 200 M
JAKARTA-Nusuno Karya Group akan mengembangkan kompleks terpadu Violet Garden di Kranji, Bekasi Barat, dengan investasi Rp 200 miliar. Violet Garden terdiri atas rumah tapak, apartemen, dan pusat perbelanjaan.
Presiden Direktur Nusuno Karya Group Cipto Sulistio mengatakan, potensi pasar properti di Bekasi cukup besar, sehingga perusahaan tertarik untuk berinvestasi di kawasan ini. “Kami akan investasi Rp 200 miliar untuk membiayai pembangunan Violet Garden. Dana ini berasal dari dari kas internal dan hasil penjualan awal,” ujar Cipto di Jakarta, Minggu (7/11).
Kompleks terpadu Violet Garden akan dikembangkan di lahan seluas enam hektare. Kompleks ini merangkum 700 hunian dengan komposisi 350 unit rumah tapak dan 350 unit apartemen setinggi 20 lantai. Perumahan Violet Garden sudah dipasarkan sejak tahun lalu dan telah terjual sebanyak 80%.
Harga rumah Violet Garden dipasarkan bagi kalangan menengah ke atas dengan harga mulai Rp 250 juta hingga Rp 1 miliar per unit. Sedangkan peluncuran apartemen Violet Garden digelar bersamaan dengan serah terima unit rumah Violet Garden, kemarin.
“Kami senang dapat menyerahkan kunci rumah kepada pembeli tepat waktu dan sebagai wujud komitmen kami kepada konsumen. Secara keseluruhan, rumah Violet Garden akan diserahterimakan hingga akhir April 2011,” jelas Cipto.
Selengkapnya baca di Member Area
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Dorong Elektrifikasi untuk Perkuat Kemandirian Energi di Tengah Gejolak Global
Percepatan elektrifikasi di sektor transportasi dan rumah tangga bertujuan memperkuat kemandirian energi nasional.Jadi Destinasi Favorit Libur Paskah, 30 Ribu Pengunjung Padati Kawasan Ancol
Kawasan Ancol jadi destinasi favorit masyarakat untuk mengisi libur panjang akhir pekan. Diperkirakan ada 30 ribu pengunjung datang hari iniWOM Finance (WOMF) Tebar Dividen 30% dari Laba, Ini Jadwalnya
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) berencana menebar dividen tunai 30% dari laba tahun 2025.Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen
Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang
Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.Tag Terpopuler
Terpopuler

