Sabtu, 4 April 2026

ModernCikande Kawasan Industri Terbesar di Barat Jakarta

Penulis : Gora Kunjana
22 Sep 2017 | 02:31 WIB
BAGIKAN

SERANG- Kawasan industri ModernCikande Serang, Banten menjadi sentral jantungnya ekonomi baru di kawasan barat Jakarta. Lokasi yang tidak jauh dari Jakarta ini terus berkembang dan menjadi salahsatu kawasan industri terbesar dan terlengkap.


Advertisement

ModernCikande dikembangkan oleh PT Modern Industrial Estat, yang merupakan anak usaha dari PT Modernland Realty Tbk.


Lokasi berada di kawasan Cikande, Serang, Banten, atau sekitar 68 kilometer dari Jakarta, 75 kilometer dari Pelabuhan Tanjung Priok dan 50 Kilometer dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan dapat diakses melalui tol Jakarta-Merak kemudian keluar melalui pintu tol Ciujung membuat banyak perusahaan melirik kawasan tersebut sebagai tempat investasi yang menarik.


Kawasan ModernCikande menjadi salahsatu kawasan percontohan bagi kawasan industri di luar Pulau Jawa dan Modernikande memiliki sarana dan fasilitas yang modern dan lengkap dikawasan barat Jakarta,” kata Direktur Utama PT Modern Industrial Estat Pascall Wilson, di Cikande, Selasa (19/9).


Menurut Pascall, kawasan industri ini memiliki lahan 3.175 hektar. Dimana lahan yang telah dikembangkan baru mencapai 40% dengan sisa landbank sekitar 1500-an hektar. Saat ini lebih dari 200 perusahaan baik lokal maupun multinasional dari berbagai ragam jenis usaha mempercayakan ModernCikande Industrial Estate sebagai rumah bagi usaha dan bisnisnya. Antara lain, perusahaan F&B, chemical yang diikuti perusahaan steel, metal product & smelter serta perusahaan di bidang home & building materials.

 

Beberapa perusahaan multinasional yang telah beroperasi di antaranya PT. Berri Indosari, PT. Boo Young Indonesia, PT. Fajarina Unggul Industry, PT. Jongka Indonesia, PT. Chempro Indonesia, PT. Marindo Lab Pratama, PT. Sierad Industries, PT. Cargill Indonesia, PT. San Fang Indonesia, PT. Citra Baru Steel, PT. Pigeon Indonesia, PT. Charoen Pokphand Indonesia, PT. Tomoe Engineering dan beberapa perusahaan multinasional lainnya.

 

Lokasinya pun terbilang strategis yakni berada di kawasan Cikande, Serang, Banten, atau sekitar 68 km dari Jakarta, 75 km dari Pelabuhan Tanjung Priok dan 50 km dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. ModernCikande dapat diakses melalui tol Jakarta-Merak kemudian keluar melalui pintu tol Ciujung. Dengan posisi tersebut, ModernCikande memiliki akses yang sangat dekat menuju 3 pelabuhan besar, seperti Ciwandan, Cigading, dan Merak Mas.

 

Saat ini pemerintah telah menyelesaikan pembangunan pintu tol Cikande, yang rencananya tahun ini akan mulai beroperasi dan saat itu kawasan industri ModernCikande dapat diakses hanya 900 m dari pintu tol tersebut,” ujar Pascall.

 

Infrastruktur Lengkap

Menurut Pascal, selain menjual kavling lahan industri siap bangun, ModernCikande Industrial Estate juga dilengkapi dengan infrastruktur berkualitas dan fasilitas-fasilitas pendukung serta pengaturan kawasan.


Misalnya, di dalam kawasan industri telah berdiri komplek pertokoan, klinik, kantor pos, kantor perbankan, kantin dan yang teranyar berupa fasilitas penginapan. Melalui anak usahanya PT Modern Asia Hotel, PT Modernland Realty Tbk. secara resmi membangun hotel baru untuk membidik tamu dari dalam kawasan industri ModernCikande.

 

Sepanjang 2016, lanjut dia, ModernCikande mencatatkan penjualan lahan seluas total 28,5 hektar. Hasil ini menyusul kesuksesan prestasi dua tahun sebelumnya, yaitu 2014 dan 2015, yang mencatatkan penjualan lahan tertinggi di Jabodetabek menurut data yang dikeluarkan Colliers International Indonesia.

 

Kami optimistis penjualan tahun 2017 ini akan meningkat seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian global dan kebijakan tax amnesty. Hal ini terlihat dari aktivitas pembelian lahan di ModernCikande oleh beberapa customer baru di awal tahun 2017, yang meningkat dibandingkan kuartal 1 tahun sebelumnya,” ujar Pascall.

 

Untuk tahun 2017, ModernCikande bakal mengembangkan sejumlah fasilitas, antara lain, pembangunan Water Treatment Plant (WTP) atau IPAL dengan kapasitas awal 100 liter per detik yang akan segera beroperasi, pembangunan hotel yang akan mulai beroperasi pada akhir tahun ini, perbaikan infrastruktur jalan utama sekitar 5 kilometer dan jalan sekunder 5 kilometer, pengerjaan cut and fill lahan seluas 500 hektar serta pembebasan lahan tambahan seluas 200-300 hektar.

 

Saat ini kami sedang mengembangkan lahan di Tahap V dan VI seluas 500-an hektar. Tahun 2016 lalu, kami juga sukses mencatatkan penjualan lahan dengan total luas 28,5 hektar. Bahkan, selama dua tahun berturut-turut kurun waktu 2014 - 2015, ModernCikande mencatatkan penjualan lahan tertinggi di Jabodetabek menurut data yang dikeluarkan Colliers International Indonesia,” ujar Pascall.

 

Pascall optimistis jika penjualan di tahun 2017 akan meningkat seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian global yang disertai adanya dukungan dari pemerintah, khususnya terkait kebijakan tax amnesty. Apalagi, hasil positif ini ditandai dengan pembelian lahan di ModernCikande oleh beberapa customer baru di awal tahun, jauh lebih meningkat dibandingkan kuartal 1 tahun sebelumnya.

 

Laporan Colliers International yang dirilis pada awal tahun 2017 menyebutkan, penjualan lahan sepanjang tahun 2016 mengalami peningkatan dari kuartal ke kuartal. Penjualan lahan di kuartal IV/2016 bahkan mencapai 68,7 hektar, jumlah tertinggi dibandingkan tiga kuartal sebelumnya. Pada kuartal tersebut, penjualan lahan paling besar disumbang wilayah Serang seluas 49,1 hektar yang kontribusi terbesarnya berasal dari PT Modern Industrial Estat dan PT Krakatau Industrial Estate Cilegon, anak usaha PT Krakatau Steel Tbk.

 

Kami optimistis penjualan lahan di kawasan ModernCikande akan terus meningkat, mengingat luas lahan yang kami miliki masih sangat besar yaitu 3.175 hektar dan masih ada sekitar 60% yang bisa dikembangkan sehingga menjadikan ModernCikande sebagai salah satu kawasan industri terbesar di barat Jakarta,” paparnya. (imm)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Business 26 detik yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 4 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 30 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 33 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 43 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 46 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia