Baru Februari, Saham Ini Sudah Meledak 1.107%
JAKARTA, investor.id - Saham PT Indospring Tbk (INDS) diparkir melompat hingga 23,53% ke Rp 2.730 pada akhir sesi I perdagangan Rabu (18/2/2026).
Sebanyak 45,39 juta saham INDS diperdagangkan, frekuensi 21.381 kali, dan nilai transaksi Rp 121,68 miliar.
Pada perdagangan 12 dan 13 Februari pekan lalu, saham Indospring juga ngacir masing-masing +25% dan +24,51%.
Saham INDS lagi panas. Tahun 2026 baru berjalan hingga Februari, tapi saham ini sudah terbang 1.107% year to date (ytd).
Rasio price to book value (PBV) pun mendadak meledak menjadi 5,32 kali. Padahal bila dilihat secara rata-rata, mean PBV standard deviation tiga tahun terakhir INDS hanya 0,55 kali (berdasarkan data pada aplikasi Stockbit Sekuritas).
Jadi apa sebab saham ini meledak?
Manajemen Indospring dalam paparan publik insidentil pada 30 Januari 2026 menegaskan bahwa perseroan sudah memberikan semua informasi sesuai peraturan pasar modal dan semua dapat diakses melalui website BEI. Sehingga tidak memiliki lagi informasi yang perlu disampaikan kepada pemegang saham.
“Mengenai lonjakan harga saham INDS, terjadi dari mekanisme pasar,” ungkap manajemen INDS.
PT Indospring Tbk adalah sebuah perusahaan industri yang memproduksi pegas untuk kendaraan, baik berupa pegas daun maupun pegas keong (pegas ulir) yang diproduksi dengan proses dingin maupun panas.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





