Jumat, 15 Mei 2026

Jalin Kolaborasi, MUFG dan Bank Danamon Optimistis Terhadap Prospek Bisnis Indonesia

Penulis : Mashud Toarik
25 Feb 2021 | 21:56 WIB
BAGIKAN
MUFG Bank, Ltd. (MUFG) dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk di ajang The Indonesia 2021 Summit dan Business Matching Fair.
MUFG Bank, Ltd. (MUFG) dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk di ajang The Indonesia 2021 Summit dan Business Matching Fair.

JAKARTA, investor.id - MUFG Bank, Ltd. (MUFG) dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank Danamon) menjalin kolaborasi dua kegiatan dalam rangka memberikan layanan bernilai tambah dan berkualitas kepada para nasabahnya.

Ajang pertama, The Indonesia 2021 Summit, sebuah acara thought leadership untuk para nasabah kedua bank yang dihadiri oleh lebih dari 1.100 peserta dan diadakan secara virtual pada tanggal 23 Februari 2021.

Dilanjutkan dengan Business Matching Fair pada 24-26 Februari 2021, acara berjejaring virtual tiga hari yang menghubungkan korporasi Indonesia dengan jaringan nasabah MUFG di Jepang dan Asia Tenggara.

Bertajuk “The Future is Now – Leading in the Era of Disruptions”, The Indonesia 2021 Summit menguraikan bagaimana pandemi Covid-19 yang belum pernah terjadi sebelumnya menjadi pengalaman global bersama yang memiliki kemampuan untuk menciptakan kehidupan era “kenormalan yang lebih baik” (“better normal”).

ADVERTISEMENT

Dalam keterangan resmi dua perusahaan disampaikan bahwa, para pembicara di Summit mengungkapkan harapan mereka untuk era pasca-pandemi, dengan pemerintah dan sektor swasta terus menjalin kolaborasi dalam mewujudkan peningkatan pertumbuhan jangka panjang dan kohesi sosial melalui investasi dalam penelitian dan pengembangan dan inovasi teknologi dengan akses kepada perawatan kesehatan, digitalisasi, dan infrastruktur.

Para pembicara tamu juga menyimpulkan bahwa sektor korporasi Indonesia dan pasar konsumen domestik tetap tangguh, dan dengan semakin maraknya program vaksinasi di Indonesia, perekonomian negara berada pada posisi yang tepat untuk mempercepat pemulihannya. Yang terpenting, karena perusahaan global semakin beralih ke Asia dan menggeser rantai pasokan mereka lebih dekat ke ASEAN, Indonesia dikatakan dapat memanfaatkan lokasinya yang strategis untuk memimpin reposisi di kawasan ini dan mengubah perekomomian dari yang awalnya bergantung pada sumber daya alam menjadi ekonomi dengan layanan nilai tambah berbasis pengetahuan.

Indonesia 2021 Summit juga menghadirkan pembicara terkemuka seperti Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia Erick Thohir dan Profesor Joseph E. Stiglitz, seorang Peraih Nobel di bidang Ekonomi (2001).

Prospek optimis juga terlihat pada MUFG-Bank Danamon Business Matching (BM) Fair kedua, yang menyaksikan tingginya minat dari, di antaranya, perusahaan-perusahaan di sektor barang konsumen yang bergerak cepat (FMCG) dan sektor kesehatan yang hadir. Hal ini menunjukkan optimisme dari berbagai perusahaan, baik dari dalam maupun luar negeri, terhadap kembalinya permintaan domestik dan pemulihan ekonomi, bahkan sewaktu Indonesia mengalami berbagai kemajuan dalam memerangi pandemi Covid-19.

Lebih dari 260 pertemuan berjejaring diselenggarakan secara virtual selama Business Matching Fair tahun ini. Hadir 120 usaha kecil dan menengah (UKM) dan korporasi besar dari Indonesia, Jepang, dan seluruh ASEAN. BM umumnya dipraktikkan oleh bank-bank di Jepang, dan MUFG telah mengembangkan konsep ini dengan menghubungkan nasabah asal Jepang dengan berbagai perusahaan di seluruh Asia.

Disampaikan Executive Officer, Country Head MUFG Bank Indonesia, Daisuke Ejima, hingga saat ini, MUFG telah mengadakan lebih dari 20.000 pertemuan BM di Jepang dan kota-kota besar di kawasan tersebut. “Indonesia 2021 Summit dan Business Matching Fair menjadi penegasan kembali tidak hanya komitmen jangka panjang MUFG untuk mendukung nasabah di Indonesia, tetapi juga kemampuan kami untuk memanfaatkan jaringan regional yang kuat dan hubungan baik dengan pemimpin pasar seperti Bank Danamon untuk membantu mereka memaksimalkan peluang dan mengatasi tantangan. Kami berharap wawasan yang dibagikan dan hubungan yang dikembangkan sepanjang minggu ini akan berguna dalam membantu nasabah meningkatkan ketahanan dalam bisnis mereka dan menavigasi pasar saat ini dengan lebih percaya diri,” ujar Daisuke Ejima.

Sementara Direktur Utama Bank Danamon Yasushi Itagaki mengatakan tahun 2020 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi perusahaan dan pelaku korporasi. Ketahanan yang kuat diperlukan untuk meningkatkan produktivitas selama pandemi yang masih berlangsung, serta membangun fondasi yang kokoh untuk pertumbuhan di masa depan.

“Kedua acara ini merupakan wujud apresiasi MUFG dan Bank Danamon kepada para nasabah yang telah mempercayai kami. Kami berharap semua materi yang disampaikan dalam Indonesia 2021 Summit ini, serta peluang yang dijajaki dalam Business Matching Fair, dapat memberikan wawasan berharga yang membantu perusahaan maupun pengusaha dalam merancang strategi untuk tumbuh, dan juga menciptakan peluang bisnis baru yang akan mendukung pemulihan ekonomi nasional jangka panjang,” kata Yasushi Itagaki.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 11 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 43 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 54 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 58 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia