Kemenaker Turun Tangan, Kasus Indomaret dan Karyawan Akhirnya Beres
JAKARTA, Investor.id - Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) berhasil menjembatani penyelesaian sengketa perburuhan antara PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan pekerja. Sebelumnya, akibat kasus ini, sejumlah serikat pekerja menyatakan aksi boikot atas gerai-gerai Indomaret di seluruh Indonesia.
Namun, masalah ini kemudian mereda setelah Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker (PHI JSK) Kemenaker memfasilitasi pertemuan pihak Indomarco Prismatama dan serikat pekerja Indomaret. Intinya, Kemenaker menyerukan penyelesaian masalah ini perlu mengedepankan musyawarah mufakat.
"Pemerintah selalu mendorong musyawarah mufakat untuk mencari solusi terbaik dalam setiap penyelesaian kasus ketenagakerjaan," kata Ditjen PHI JSK Indah Anggoro Putri, Jumat (4/6/2021).
Dia menjelaskan, Kemnaker memiliki kepedulian dan sensitivitas terhadap masalah hubungan industrial yang bergejolak akibat dinamika bisnis di masa pandemi Covid-19. Dia juga menekankan agar setiap perusahaan dan pekerja mengedepankan penyelesaian secara bipartit dalam masalah hubungan industrial, sehingga tercipta saling pengertian dan kesepahaman dan melahirkan kesepakatan damai yang menguntungkan kedua pihak.
Karena itu, Putri berharap kasus Indomaret dengan serikat pekerja dijadikan pengalaman bagi semua di masa yang sulit menghadapi pandemi Covid-19 dengan mengedepankan dialog yang menghasilkan musyawarah mufakat. “Ini sebagai contoh bahwa di masa sulit apapun pekerja dan pengusaha selalu menempuh dialog,” kata dia.
Sementara itu Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi memberikan apresiasi kepada Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal yang telah mengimbau seluruh anggotanya untuk menghentikan kampanye dan aksi boikot terhadap Indomaret.
"Kemenaker mengapresiasi KSPI yang akan menghentikan kampanye dan boikot Indomaret. Ini langkah kemajuan atas sikap KSPI yang legowo, berbesar jiwa untuk menghentikan aksi boikot, " kata Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi.
Anwar juga memberikan pujian kepada Indomaret yang telah mendorong pekerjanya berdialog dalam hubungan industrial secara bipartit hingga tercipta saling pengertian dan kesepahaman dan melahirkan kesepakatan.
"Ini contoh bagus, di saat sulit, kedua pihak masih mampu menyelesaikan dialog sosial dengan harmonis, " kata Anwar Sanusi.
Said Iqbal mengatakan, konflik yang terjadi antara manajemen Indomaret dan mantan karyawannya, Anwar Bessy, berakhir damai. Menurut Said Iqbal, manajemen Indomaret dan Anwar Bessy yang diwakili FSPMI dan KSPI, telah mencapai saling pengertian yang melahirkan kesepakatan damai.
"Kami berterima kasih kepada Dirjen PHI yang sudah mengambil langkah dari kasus ini sejak awal," tutur Said Iqbal.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

