Jumat, 15 Mei 2026

BI Jadi Bank Sentral Pertama yang Tidak Akui Aset Kripto

Penulis : Triyan Pangastuti
23 Feb 2022 | 21:16 WIB
BAGIKAN
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam FGD bersama pimpinan redaksi media massa secara virtual, Rabu (23/2/2022). (Foto: Primus Dorimulu)
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam FGD bersama pimpinan redaksi media massa secara virtual, Rabu (23/2/2022). (Foto: Primus Dorimulu)

JAKARTA, investor.id - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, Bank Indonesia merupakan bank sentral pertama yang tidak mengakui penggunaan kripto aset sebagai mata uang yang saat ini sedang banyak digunakan oleh masyarakat di Indonesia dan dunia.

“Bank Indonesia jadi yang pertama  tidak akui kripto sebagai alat pembayaran yang sah, kita sudah terbitkan itu. Sehingga kenapa di Indonesia istilahnya bukan crypto currency tapi crypto asset. Sekarang itu juga banyak kemudian negara mengeluarkan statement dan regulasi itu,” tegasnya di Jakarta, Rabu (23/2/2022).

Seiring berjalannya waktu, perkembangan aset kripto di dunia bahkan Indonesia sangat cepat. Alhasil, aset kripto pun masuk dalam salah satu topik yang dibicarakan negara-negara anggota G20. Pembahasan ini berkaitan pengelolaan risiko, pengawasan, monitoring transaksi aset kripto.

Menurut dia, aset kripto memiliki transaksi yang luar biasa besarnya. Oleh karena itu, finansial supervisory saat ini tengah melakukan kajian terkait potensi risiko-risiko dari taransaksi aset kripto terhadap stabilitas sistem keuangan.

ADVERTISEMENT

Dengan transaksi aset kripto yang besar, bila tidak dipantau secara baik dikhawatirkan akan menimbulkan instabilitas terhadap pasar keuangan global maupun perekonomian.

“Kita susun bagaimana rancangan pengaturan dan pengawasan aset kripto aset agar tidak mengganggu stabilitas sistem keuangan,”tegasnya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 10 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 42 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 53 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 57 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia