Jumat, 15 Mei 2026

BukuWarung Bangkitkan UMKM Perempuan Melalui Digitalisasi

Penulis : Fajar Widhiyanto
21 Mei 2022 | 08:12 WIB
BAGIKAN
UMKM yang menyewa tenant di gerai Alfamart mendapat pelatihan pembukuan digital dari BukuWarung dan Alfamart.
UMKM yang menyewa tenant di gerai Alfamart mendapat pelatihan pembukuan digital dari BukuWarung dan Alfamart.

JAKARTA, Investor.id - Perempuan memegang peranan penting dalam menyokong perekonomian nasional, termasuk dalam mendorong pemulihan ekonomi pasca COVID-19. Tercatat oleh Kementerian Koperasi dan UKM bahwa mayoritas, atau 64,5% dari pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) adalah perempuan. Sementara, sektor UMKM sendiri berkontribusi 61,9% pada produk domestik bruto (PDB) Indonesia di tahun 2021.

Ibu Lucky Anggraini, seorang payment agent dan pemilik toko hijab di Jakarta Timur, adalah satu dari jutaan perempuan Indonesia yang merasakan penjualannya menurun selama pandemi. Namun, momen tersebut justru ia gunakan untuk mendigitalisasi usahanya dan menjadi bagian dari jutaan pelaku usaha UMKM yang mencari cuan dengan bantuan BukuWarung.

Lucky mulai menggunakan fitur pencatatan dan kasir dari BukuWarung sejak 1.5 tahun lalu. Fasilitas kasir juga dapat dihubungkan dengan printer thermal agar bisa langsung mencetak struk dengan efisien.

“Kalau dulu coret-coret aja catatannya, sering lupa taruh dimana. Sekarang otomatis dan praktis tinggal lihat handphone saja,” ujar Lucky. Ia menambahkan, kemudahan pencatatan merupakan opsi yang hemat sebab ia tidak perlu membeli buku catatan. Fitur tersebut juga meringankan beban pekerjanya dan mengurangi human error dalam pembukuan.

ADVERTISEMENT

Pencatatan pembukuan UMKM secara manual menyebabkan pemilik usaha sulit mengetahui alur kas, serta laba-rugi usahanya. Hal ini membuat UMKM menjadi kelompok yang beresiko bagi program pembiayaan perbankan.

Padahal pembiayaan merupakan salah satu masalah UMKM hingga saat ini. Di satu sisi, pemilik usaha membutuhkan pinjaman usaha, tapi di sisi lain mereka belum memenuhi syarat mengajukan pinjaman karena tidak memiliki agunan, tidak memiliki izin usaha, serta tidak memiliki pembukuan usaha.

Akibatnya, pembiayaan untuk UMKM masih jauh lebih rendah dibandingkan dengan usaha besar. Hingga saat ini, pembiayaan UMKM melalui perbankan hanya 20% dari pembiayaan nasional.

Namun karena pembukuan Lucky telah tercatat secara digital dengan rapi, ia berhasil mendapatkan pinjaman perbankan untuk mengembangkan usahanya. Dengan tambahan dana yg ia dapat, Bu Lucky berharap usahanya tahun ini akan lebih berkembang, terutama karena situasi pandemi di Indonesia semakin membaik.

"Tahun lalu usaha saya benar-benar sepi karena pandemi sedang tinggi-tingginya. Kalau sekarang sudah mulai normal lagi, yang belanja banyak," ucap Lucky seperti dilansir manajemen BukuWarung, Jumat (20/5/2022). Selain menggunakan fitur pencatatan, Lucky juga menggunakan fitur transfer pembayaran sebagai layanan favoritnya.

Ia menambahkan terkadang ada pelanggan yang memintanya untuk menjadi perantara untuk transfer uang dengan mobile banking dan menerima imbalan, dari jasa ini Lucky memperoleh pendapatan tambahan.

“Saya coba pakai BukuWarung karena BukuWarung bisa transfer dana ke berbagai bank, tanpa limit. Ini salah satu aplikasi yang paling bagus menurut saya karena sampai saat ini belum ada app lain yang bisa transfer dalam jumlah besar,” ucapnya.

Walau melalui masa yang sulit, Ibu Lucky tidak menyerah dan menjadikan layanan transfer sebagai pemasukan andalannya. "Usaha berjalan lancar dan Alhamdulillah omzet juga bagus,” kata Bu Lucky. Setelah bergabung dengan BukuWarung, Ibu Lucky merasakan peningkatan produktivitas dan pendapatan dalam kegiatan sehari-harinya. Selain memiliki lebih banyak akses untuk mengajukan pendanaan.

"Customer Service BukuWarung juga cepat dalam menanggapi masalah jadi membuat usaha semakin mudah," tutupnya.

BukuWarung mempunyai visi dan misi untuk menjadi sebuah sistem operasi untuk bisnis mikro dan mempercepat kesuksesan finansial bagi usaha mikro di Indonesia.

Berdiri sejak 2019, BukuWarung telah digunakan lebih dari 7 juta pelaku UMKM di Indonesia. Perjalanan BukuWarung diawali dengan sebuah aplikasi pembukuan, sekarang telah berkembang menjadi penyedia jasa keuangan lengkap dalam 1 aplikasi (all-in-one financial app) bagi UMKM untuk solusi Tagih & Bayar untuk pembayaran dari pelanggan ke merchant, Agen Produk Digital (Pulsa, Token, BPJS, dll), Solusi Modal Usaha, Talangin Dulu untuk Supplier - Merchant, Akses ke komunitas UMKM serta QRIS yang Mudah, Cepat & Praktis).

BukuWarung berkomitmen untuk selalu mensupport program pemerintah untuk membawa UMKM naik kelas dan membawa pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 13 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 45 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 56 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 60 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia