Jumat, 15 Mei 2026

Huntap Bagi Korban Gempa Bumi Sulteng Baru Mencapai 45 Persen

Penulis : Imam Muzakir
21 Mei 2022 | 06:49 WIB
BAGIKAN
Hunian Tetap (Huntap) yang dibangun Kementerian PUPR di Sulawesi Tengah, yang diperuntukkan bagi korban gempa bumi. foto (istimewa)
Hunian Tetap (Huntap) yang dibangun Kementerian PUPR di Sulawesi Tengah, yang diperuntukkan bagi korban gempa bumi. foto (istimewa)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan bersama Non Government Organization (NGO) telah menyelesaikan 3.463 unit hunian tetap (huntap) atau setara 45% dari total rencana 7.682 unit huntap 45% unit huntap ini juga telah dihuni oleh para penerima manfaat.

Huntap ini akan diberikan kepada masyarakat yang terkena dampak dari gempa bumi yang disertai tsunami dan likuifaksi yang terjadi di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah pada 28 September 2018.

Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah mengatakan, pemerintah menargetkan penyelesaian huntap pada akhir 2023. “Untuk mempercepat penyelesaian pembangunan Huntap dan infrastruktur permukiman kami mengharapkan dukungan Pemerintah Daerah untuk dapat menyelesaikan permasalahan lahan hingga akhir Juni 2022, agar target penyelesaian seluruh kegiatan fisik pada Desember 2023 dapat tercapai,” kata Fatah, dalam keterangannya, Sabtu (21/5/2022).

Pembangunan huntap dilakukan di 3 kabupaten/kota yakni Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala. Di Kota Palu Kementerian PUPR membangun 230 unit huntap di Kawasan Duyu, 1.056 unit di Kawasan Tondo 2, 1.056 unit di Kawasan Talise, 663 unit di Kawasan Petobo, 52 unit di Kawasan Huntap Satelit Balaroa, 45 unit di Kawasan Huntap Mandiri Kota Palu Tahap 1 dan 233 unit di Kawasan Huntap Mandiri Kota Palu Tahap 2A dan 45 unit di Kawasan Lere Tahap 2C.

ADVERTISEMENT

Di Kabupaten Sigi dibangun di Kawasan Pombewe dibanguj huntap Tahap 1A 400 unit, Tahap 1B 205 unit dan Tahap 2A 40 unit. Di huntap Satelit Tahap 1B di Lembara dan Salua sebanyak 125 unit. Pembangunan Huntap Tahap 2B di Bangga, Sibalaya Utara dan Sibaya Selatan sebanyak 472 unit yang masih dalam tahap persiapan.

Di Kabupaten Donggala huntap satelit dan prasarana dasar permukiman Tahap 1B  sebanyak 622 unit telah selesai. Huntap satelit dan prasarana dasar permukiman Tahap 2A sebanyak 377 unit dan Tahap 2B sebanyak 135 unit masih dalam tahap persiapan.

Di samping Kementerian PUPR, huntap juga dibangun oleh NGO Yayasan Buddha Tzu Chi. Sebanyak 1.500 unit dibangun di Kawasan Tondo dan 500 unit di Kabupaten Sigi. Fatah mengapresiasi apa yang telah dilakukan Yayasan Buddha Tzu Chi. “Apa yang dilakukan NGO ini menginspirasi kami untuk berkarya lebih baik,” ujar Fatah.

Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy berpesan untuk huntap yang masih dalam tahap pembangunan nantinya ketika selesai bisa langsung diserahterimakan kepada Pemerintah Daerah. “Hal ini supaya bisa dibuat regulasinya sebelum dihuni,” ujar Menko Muhadjir.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 11 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 43 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 54 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 58 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia