Proyek EV akan Berdampak Positif Terhadap Antam
JAKARTA, investor.id -- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam fokus merampungkan perjanjian kerja sama dengan mitra strategis untuk pengembangan proyek baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).
Analis DCFX Futures Lukman Leong mengatakan kerja sama tersebut akan sangat positif bagi antam yang kalau. Namun dampak ini tidak dapat dirasakan serta merta dalam waktu dekat.
"Saat ini, harga harga komoditas logam industri masih akan tertekan oleh perlemahan ekonomi global tahun depan oleh sikap agresif bank sentral dunia," jelas Lukman.
Meski begitu, menurutnya, Antam masih layak untuk dikoleksi oleh para investor karena saat ini harga ANTM masih layan untuk dibeli. Lukman mengatakan Antam memiliki potensi upside sangat besar.
"Kenaikan saham ANTM bisa saja lebih awal dari perkiraan. Hinga akhir tahun saya perkirakan harga antm dikisaran Rp 2.250 - Rp 2.350. Tahun depan bisa mencapai Rp 3000," prediksi Lukman.
Meski begitu, Lukman mengingatkan agar perusahaan komoditas agar berhati-hati hingga akhir tahun karena masih ada tenakan. Namun kondisi akan membaik pada kuartal III 2023.
"Saya melihat perusahaan komoditas (di luar energy) masih akan defensif hingga paling tidak hingga Q2 2023. Saham ANTM mulai bisa naik di pertengahan 2023," pungkas Lukman.
Saat ini, Antam tengah fokus untuk menyelesaikan perjanjian kerja sama dengan partner strategis. Setelah perjanjian itu rampung, aspek pengelolaan Environmental, Social, and Governance (ESG) dan project funding selanjutnya bakal disepakati bersama para mitra.
Seperti diketahui, anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID ini merupakan salah satu pemegang saham PT Industri Baterai Indonesia/Indonesia Battery Corporation (IBC) yang didirikan bersama perusahaan pelat merah lain yakni PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) pada kuartal pertama 2021 lalu. Antam akan berperan langsung di sisi hulu dalam proyek EV Battery, sedangkan di sisi hilir akan dikerjakan melalui IBC.
Pasalnya, IBC diamanahkan untuk fokus pada pengelolaan ekosistem industri baterai kendaraan bermotor listrik yang terintegrasi dari hulu hingga hilir untuk memaksimalkan potensi sumber daya mineral di Indonesia.
Editor: Imam Suhartadi
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

