Dikebut, Pembangunan Pelabuhan Logistik IKN Bakal Rampung Pertengahan 2023
PENAJAM, investor.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, meninjau langsung progres pembangunan Pelabuhan Logistik Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di sekitar kawasan Pulau Balang Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (21/1/2023).
Nantinya, pelabuhan itu bukan hanya sebagai lokasi untuk menampung material logistik pembangunan IKN, tetapi juga akan dijadikan sebagai salah satu objek wisata baru.
Progres pembangunan Pelabuhan Logistik IKN tersebut terus dikebut oleh Kementrian PUPR bersama BBPJN Kalimantan Timur.
Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan Pelabuhan Logistik IKN tersebut, cukup penting dalam upaya untuk mempercepat progres pembangunan infrastruktur di IKN, termasuk pembangunan istana negara yang kini telah dimulai.
“Pelabuhan logistik IKN itu nantinya akan dijadikan sebagai tempat untuk menampung material logistik untuk pembangunan Bandara VVIP di wilayah Ibukota Negara Nusantara atau IKN,” papar Budi di Penajam Paser Utara.
Adapun lokasi Pelabuhan Logistik IKN itu, hanya berjarak 5 menit dari Jembatan Pulau Balang, sehingga dinilai menjadi titik drop off yang sesuai dan paling dekat dengan lokasi proyek pembangunan bandara VVIP IKN.
"Lokasi Pelabuhan Logistik IKN ini berada sangat dekat dengan Jembatan Pulau Balang, hanya butuh waktu 5 menit saja, sehingga cukup dekat dan sangat pas untuk dijadikan sebagai titik penampungan logistik," kata Budi.
Menurutnya berdasarkan denah dan rancang bangun, Pelabuhan Logistik IKN ini nantinya akan memiliki panjang hingga 100 meter dan lebar 14 meter, sehingga cukup untuk menampung 3 unit kapal ponton sekaligus.
"Nantinya Pelabuhan Logistik IKN ini akan memilik bentang panjang mencapai 100 meter dengan lebar 14 meter, yang mampu menampung hingga 3 unit kapal ponton sekaligus, jadi drop off material logistik bisa dilakukan lebih cepat," imbuhnya.
Menteri Budi Karya Sumadi menargetkan pembangunan Pelabuhan Logistik IKN akan tuntas dan bisa mulai digunakan pada pertengahan tahun 2023 nanti. Oleh sebab itu, ia pun meminta Kementrian PUPR dan BBPJN Kalimantan Timur untuk mempercepat progres pembangunan Pelabuhan Logistik IKN ini, karena dinilai cukup penting untuk menunjang pembangunan infrastruktur IKN.
"Sesuai estimasi, pelabuhan logistik IKN ini harus sudah bisa mulai digunakan pada pertengahan tahun 2023 ini, jadi saya minta agar Kementerian PUPR dan BBPJN Kaltim, untuk terus memantau dan mempercepat proses pembangunan Pelabuhan Logistik IKN ini, karena ini cukup penting, jika ada kendala agar segera lapor langsung ke saya," tegasnya.
Sementara itu, selain menjadi Pelabuhan Logistik IKN, nantinya di pelabuhan ini juga akan didatangkan sejumlah kapal wisata, yang akan menawarkan potensi wisata susur sungai hutan mangrove hingga resto di atas kapal.
Hal itu, lantaran di sekitar pelabuhan logistik IKN itu, juga terdampak panorama alam yang cukup indah, sehingga bisa menjadi salah satu objek wisata baru.
"Jadi nanti setelah pelabuhan logistik IKN ini beroperasi, disini juga akan saya kerahkan beberapa kapal wisata, yang menawarkan paket wisata susur sungai hutan mangrove, hingga dinner atau lunch diatas kapal sembari menikmati indahnya panorama alam di sekitar sini. Saya yakin potensi wisatanya cukup besar karena pelabuhan logistik IKN ini berada cukup dekat dari Kota Balikpapan," tutupnya.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Jadi Destinasi Favorit Libur Paskah, 30 Ribu Pengunjung Padati Kawasan Ancol
Kawasan Ancol jadi destinasi favorit masyarakat untuk mengisi libur panjang akhir pekan. Diperkirakan ada 30 ribu pengunjung datang hari iniWOM Finance (WOMF) Tebar Dividen 30% dari Laba, Ini Jadwalnya
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) berencana menebar dividen tunai 30% dari laba tahun 2025.Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen
Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang
Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data
Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah PutihTag Terpopuler
Terpopuler

