Jumat, 15 Mei 2026

Pemerintah Naikkan Harga Mobil LCGC 5%

Penulis : Leonard AL Cahyoputra
22 Feb 2023 | 08:15 WIB
BAGIKAN
LCGC
LCGC

KARAWANG, investor.id - Pemerintah akan menaikkan harga mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) sebanyak 5% untuk menyesuaikan peningkatan biaya produksi dan logistik. Dengan adanya rencana tersebut, harga patokan LCGC akan naik Rp 6,7 juta menjadi Rp 141,7 juta.

“Bahasa saya adalah penyesuaian harga LCGC. Saya umumkan di sini untuk kisaran penyesuaian harga LCGC adalah 5%. Saya bicara di Toyota, sebab data menunjukkan bahwa 40% populasi dari program LCGC Indonesia dari Toyota," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara pelepasan ekspor perdana mobil listrik Toyota di Karawang, Jawa Barat, Selasa (21/02/2023).

Menperin menjelaskan, langkah tersebut diambil setelah mendapat banyak masukan dari industri otomotif nasional. Pihaknya memahami bahwa biaya produksi mengalami kenaikan, terutama dari bahan baku. Biaya logistik juga meningkat, sehingga harus ada penyesuaian terhadap harga jual produk.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, menurut Menperin, dengan menyesuaikan harga LCGC bisa saja semakin banyak industri otomotif melakukan inovasi dalam membuat kendaraan yang ramah lingkungan. "Penyesuaian harga ini harus dihitung betul. Yang pasti, yang menjadi komponen perhitungan adalah daya beli masyarakat, karena industri tidak mau rugi. Jangan sampai justru menjadi bumerang," ucap Agus.

Adapun program LCGC pertama kali diluncurkan pemerintah pada 2013. Ketentuan LCGC ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Kendaraan Roda Empat Emisi Karbon Rendah.

Regulasi tersebut mengatur harga jual tertinggi mobil yang termasuk dalam kategori LCGC adalah Rp 135 juta. Namun dengan penyesuaian yang akan dilakukan pemerintah, batas harga tersebut akan naik menjadi Rp 141,7 juta.

Pada acara yang sama, Direktur Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam mengatakan, perihal rencana kenaikan harga LCGC sepenuhnya berada di wilayah pemerintah. Dia menyambut baik kabar penyesuaian harga LCGC ini. Apalagi, mengingat harga material dalam beberapa tahun terakhir terus mengalami peningkatan, sehingga biaya produksi pun bertambah. "Kita tunggu dari pemerintah. Itu kan baru usulan Menperin saja," ucap dia.

Menurut Bob, pemerintah berusaha untuk lebih realistis agar segmen LCGC ini tetap bisa terjaga. Selain itu, produsen juga bisa terus memproduksi produk tersebut, dan konsumen bisa menikmati. "Jadi ini agar produk otomotif juga bisa dinikmati di segmen bawah. Jangan cuma di atas," ucap dia. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 9 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 13 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia