Jumat, 15 Mei 2026

Luhut: RI NegosiasiTiongkok untuk Turunkan Bunga Pinjaman Kereta Cepat

Penulis : Pudja Lestari
10 Apr 2023 | 15:30 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Bidang Kemaritiman dan Investasi pada Senin (10/4/2023). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Bidang Kemaritiman dan Investasi pada Senin (10/4/2023). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)

JAKARTA, Investor.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan Indonesia menegosiasikan ulang bunga pinjaman ke China Development Bank (CDB) setelah disepakati pembengkakan biaya pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Pemerintah Indonesia menargetkan bunga pinjaman turun hingga 2%, namun hingga kini bunga pinjaman yang disepakati Indonesia dan CDB masih berada di angka 3,4%.

Dalam kunjungan kerjanya ke Tiongkok pada 4-6 April 2023 lalu, Luhut menyebut, bunga pinjaman yang diberikan CDB masih berada di angka 3,4%. Meskipun demikian, Luhut menyebut bahwa Indonesia akan terus bernegosiasi hingga bunga pinjaman mencapai 2%.

ADVERTISEMENT

"Kita ingin bunga diturunkan lagi. Yang pertama turun ke 3,4% dari 4%, tapi kita masih ingin lebih rendah lagi," ujar Luhut dalam Konferensi Pers Perkembangan Kerja Sama Indonesia-Tiongkok di Gedung Kemenkomarves, Jakarta pada Senin siang (10/4/2023).

Dia menyebut, total pinjaman yang disepakati antara Indonesia dan Tiongkok adalah sebesar US$ 560 juta. Pinjaman ini akan diberikan kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai pimpinan konsorsium Indonesia di PT KCIC untuk pengerjaan kereta cepat  Jakarta-Bandung. "Angka pinjaman sekitar US$ 560 juta. (negosiasi pinjaman) Minggu depan akan selesai," ungkap Luhut.

Pinjaman tersebut diambil oleh pemerintah untuk menutupi bengkak pembiayaan kereta cepat. Luhut mengungkapkan pembengkakan biaya kereta cepat jumlahnya mencapai US$ 1,2 miliar atau sekitar Rp 17.7 triliun. Kini pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung sudah berada dalam tahap akhir, rel terakhir kereta dari total lintasan sepanjang 304 kilometer sudah diletakkan.

"Trial paling lambat dilaksanakan akhir. Sedangkan cost over run US$ 1.2 milyar didasarkan hasil audit kita dan mereka," ujar Luhut.

Dia memastikan, kereta api cepat Jakarta-Bandung akan mulai beroperasi pada 18 Agustus 2028, sebagai hadiah Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-78. Sebelum beroperasi secara penuh, kereta api cepat Jakarta-Bandung akan menjalani masa percobaan pada Mei 2023.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 5 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 9 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 47 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 51 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia