Jumat, 15 Mei 2026

Gandeng Xendit dan ANGIN, Telkomsel Gelar Speed-Dating LinkUp bagi Start-up  

Penulis : Abdul Muslim
4 Jul 2023 | 14:30 WIB
BAGIKAN
Program LinkUp Telkomsel dilegar bersama Xendit dan ANGIN. (IST)
Program LinkUp Telkomsel dilegar bersama Xendit dan ANGIN. (IST)

JAKARTA, investor.id - Telkomsel, melalui platform ekosistem inovasi T-Connext dan corporate accelerator Tinc, kembali membuka peluang kolaborasi demi pertumbuhan dan akselerasi ekosistem entrepreneur Indonesia melalui acara speed-dating LinkUp. Program untuk start-up ini dilaksanakan bersama penyedia infrastruktur pembayaran digital Xendit dan Angel Investment Network Indonesia (ANGIN).

Kegiatan tersebut digelar dengan tujuan untuk membangkitkan kembali ekosistem start-up pascapandemi Covid-19 dan kini telah memasuki masa endemic. LinkUp menjadi ajang untuk menghubungkan start-up, angel investor, dan perusahaan modal ventura (venture capital/VC) potensial melalui serangkaian kegiatan yang berlangsung di Jakarta pada pekan lalu.

Menjadi wadah untuk penghubung bagi early-stage entrepreneurs, ajang LinkUp mempertemukan delapan start-up tahap pre-seed dan seed dengan delapan angel investors pada Angel Session.

ADVERTISEMENT

Lalu, ketiganya juga menghadirkan 25 perusahaan VC yang aktif mencari inovasi terkini. LinkUp juga membuka potensi investasi lanjutan bagi 42 start-up tahap seed dan series B dari berbagai sektor industri pada VC Session. Selain itu, terdapat sesi Networking Dinner bagi seluruh peserta yang hadir.

Total, ada 50 start-up yang berpartisipasi dalam ajang LinkUp. Mereka dipilih melalui seleksi dan kurasi ketat, melalui penilaian sejumlah aspek, mulai dari inovasi ide, potensi pasar, dan skalabilitas bisnis.

"Telkomsel terus memastikan keberlanjutan komitmen dalam membuka lebih banyak peluang pertumbuhan dan akselerasi ekosistem digital yang kali ini diwujudkan melalui ajang LinkUp, dengan menggandeng Xendit dan ANGIN,” ujar Vice President Business Development and Innovation Telkomsel Jockie Heruseon dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa (4/7/2023).

Konsep speed-dating dalam ajang LinkUp dirancang agar para pelaku start-up yang terpilih dapat memaparkan gagasan, menunjukkan keunggulan produk, membangun koneksi dan relasi bisnis yang berharga, serta diharapkan mendorong terciptanya kolaborasi antara start-up dan investor untuk semakin memperkuat fundamental bisnis.

“Melalui gelaran LinkUp ini, para pelaku bisnis di sektor digital juga dapat bertemu secara langsung dan berbagi wawasan. Telkomsel konsisten untuk mengambil peran terdepan sebagai penggerak ekosistem digital yang memiliki dampak nilai tambah secara inklusif dan berkelanjutan," imbuhnya.

Sebagai bagian dari sinergi bersama keunggulan aset yang dimiliki platform T-Connext dari Telkomsel, ajang LinkUp diharapkan dapat semakin memperluas jangkauan inisiatif eksplorasi dan mendorong pertumbuhan ekosistem produk digital dan portofolio investasi bersama para pelaku ekosistem start-up.

Sementara itu, kehadiran Tinc dari Telkomsel dalam LinkUp juga menegaskan keseriusan perseroan untuk berkolaborasi dengan inovator lokal, terutama dalam potensi pengembangan rencana komersialisasi startup bersama perusahaan ke depan.

Dukungan Xendit

COO Xendit Tessa Wijaya pun bangga mengumumkan peluncuran program LinkUp yang akan mempertemukan start-up dan investor dalam lingkungan yang kolaboratif. Xendit berkomitmen penuh untuk membantu perkembangan startup digital di Indonesia.

Dia menyampaikan bahwa pihaknya banyak mendapatkan dukungan dari berbagai pihak pada saat memulai perjalanan bisnis. Karena itu, peluncuran LinkUp  merupakan upaya Xendir untuk turut berkontribusi mendukung generasi founders selanjutnya.

LinkUp dapat menjadi platform bagi start-up untuk mengakses sumber daya, bimbingan, dan pendanaan yang mereka butuhkan untuk mengakselerasi pertumbuhan bisnis," tutur Tessa Wijaya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 27 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 31 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia