Pelemahan Rupiah Pukul Industri Baja
24 Okt 2023 | 08:00 WIB
JAKARTA, Investor.id -Rupiah yang terus melemah akan mempengaruhi daya saing dan competitiveness bagi produk-produk yang dihasilkan di Indonesia. Sebab industri baja masih membutuh impor bahan baku. Mengutip data Bloomberg, rupiah sore ini ditutup melemah. Pada pukul 14.39 WIB, Mata Uang Garuda ditutup pada level Rp 15.934 per dollar AS atau turun 61 poin (0,36%) dibandingkan sebelumnya Rp 15.873 per dollar AS.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, melemahnya rupiah memiliki 2 sisi, menguntungkan dari sisi eksportir yang dapat memperoleh keuntungan dari selisih kurs tersebut. Sisi lainnya, bepengaruh pada impor bahan baku, yang dapat menaikkan biaya produksi dan akhirnya menggerus daya saing industri nasional.
"Dengan harga impor tinggi akibat dolar menguat, maka bisa saja mempengaruhi adanya daya saing, competitiveness bagi produk-produk yang dihasilkan di Indonesia," ucap dia di Kemenperin, Jakarta, Senin (23/10/2023).

