Adu Rayu Indonesia dan Thailand di Mobil Listrik
4 Nov 2023 | 08:30 WIB
JAKARTA, Investor.id -Pemerintah Thailand berencana memangkas nominal subsidi untuk mobil listrik atau Battery Electric Vehicle (BEV) dari yang tertinggi 150.000 baht per mobil listrik menjadi paling tinggi 100.000 baht pada tahun depan. Sedangkan Indonesia akan menambah setelah memberi insentif pemotongan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10%
Pengamat otomotif sekaligus akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu menerangkan, kebijakan yang dilakukan Thailand menunjukkan transisi pasar mereka ke tahap yang lebih matang, di mana pemerintah Thailand berasumsi bahwa industri BEV lokal sudah cukup kuat untuk beroperasi dengan lebih sedikit dukungan fiskal. Sedangkan, keputusan Indonesia untuk meningkatkan insentif menunjukkan upaya untuk mempercepat pertumbuhan industri BEV dalam tahap awal masih terasa lambat. “Indonesia jelas dapat memanfaatkan ruang yang ditinggalkan oleh Thailand untuk menarik investasi dan meningkatkan penjualan domestik,” ucap dia kepada Investor Daily, Jakarta, Jumat (3/11/2023).

