Jumat, 15 Mei 2026

Bapanas Targetkan Harga Beras Stabil Maret 2024

Penulis : Mita Amalia Hapsari
12 Feb 2024 | 18:58 WIB
BAGIKAN
Pedagang menawarkan beras kepada calon pembeli di Pandeglang, Banten, Kamis (25/1/2024). (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/rwa)
Pedagang menawarkan beras kepada calon pembeli di Pandeglang, Banten, Kamis (25/1/2024). (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/rwa)

JAKARTA, investor.id – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menargetkan harga beras akan stabil memasuki Maret 2024. Prakiraan ini akan didukung produksi beras nasional yang mencapai diatas 3,5 juta ton.

“Khusus untuk beras, kita berharap bulan Maret 2024 ini produksi kita sesuai dengan KSA BPS diatas 3,5 juta ton. Artinya bulan Maret kita harapkan harga beras bisa lebih turun sedikit,” kata Arief seusai rapat perberasan nasional dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Senin (12/2/2024).

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) sebelumnya menyebut, peritel terpaksa menjual beras dengan harga tinggi karena mendapat harga tinggi dari produsen. Tak hanya beras, komoditas pokok lain seperti gula dan minyak goreng juga dijual di atas harga eceran tertinggi (HET).

ADVERTISEMENT

Ketua Umum Aprindo Roy N Mandey mengatakan, para para produsen telah menaikkan harga beli sebesar 20-35% di atas HET sejak sepekan terakhir. Hal ini memicu peritel juga harus menaikkan harga jual.

Peritel saat ini disebut mulai kesulitan mendapatkan suplai beras untuk tipe premium lokal kemasan 5 kilogram. Keterbatasan ini disebabkan karena masa panen diperkirakan baru akan terjadi pada pertengahan Maret 2024.

Selain itu, belum masuknya beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tipe medium yang diimpor pemerintah juga menjadi penyebab kelangkaan dan tingginya harga beras. Menyikapi keluhan tersebut, Arief mengaku tengah berupaya menekan harga beras dengan berkoordinasi dengan peritel beras.

“Kalo HET (harga eceran tertinggi) diturunin itu nanti enggak bisa. Jadi izinkan kami berkoordinasi dengan seluruh retail yang ada. Pagi ini saya bersama teman-teman dengan Bulog, peritel-peritel untuk bahas ini semua, untuk mengisi pasar retail,” pungkas Arief.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 8 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 40 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 51 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 55 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia