Bapanas Targetkan Harga Beras Stabil Maret 2024
JAKARTA, investor.id – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menargetkan harga beras akan stabil memasuki Maret 2024. Prakiraan ini akan didukung produksi beras nasional yang mencapai diatas 3,5 juta ton.
“Khusus untuk beras, kita berharap bulan Maret 2024 ini produksi kita sesuai dengan KSA BPS diatas 3,5 juta ton. Artinya bulan Maret kita harapkan harga beras bisa lebih turun sedikit,” kata Arief seusai rapat perberasan nasional dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Senin (12/2/2024).
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) sebelumnya menyebut, peritel terpaksa menjual beras dengan harga tinggi karena mendapat harga tinggi dari produsen. Tak hanya beras, komoditas pokok lain seperti gula dan minyak goreng juga dijual di atas harga eceran tertinggi (HET).
Ketua Umum Aprindo Roy N Mandey mengatakan, para para produsen telah menaikkan harga beli sebesar 20-35% di atas HET sejak sepekan terakhir. Hal ini memicu peritel juga harus menaikkan harga jual.
Peritel saat ini disebut mulai kesulitan mendapatkan suplai beras untuk tipe premium lokal kemasan 5 kilogram. Keterbatasan ini disebabkan karena masa panen diperkirakan baru akan terjadi pada pertengahan Maret 2024.
Selain itu, belum masuknya beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tipe medium yang diimpor pemerintah juga menjadi penyebab kelangkaan dan tingginya harga beras. Menyikapi keluhan tersebut, Arief mengaku tengah berupaya menekan harga beras dengan berkoordinasi dengan peritel beras.
“Kalo HET (harga eceran tertinggi) diturunin itu nanti enggak bisa. Jadi izinkan kami berkoordinasi dengan seluruh retail yang ada. Pagi ini saya bersama teman-teman dengan Bulog, peritel-peritel untuk bahas ini semua, untuk mengisi pasar retail,” pungkas Arief.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi
Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas AntamDPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Tag Terpopuler
Terpopuler





