Gafoy Siap Ramaikan Destinasi Kuliner di Kawasan Summarecon Kelapa Gading
Jakarta, Investor.id- Destinasi kuliner Gafoy siap meramaikan properti ritel modern di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Pusat kuliner yang merupakan extension dari Summarecon Mall Kelapa Gading ini menempati area seluas 11.000 meter persegi (m2) dengan luasan area sewa mencapai 8.500 m2.
Informasi yang dihimpun dari manajemen Summarcon menyebutkan bahwa Gafoy akan diisi sebanyak 22 penyewa (tenant) mencakup berbagai restoran dan cafe yang terinspirasi dari gaya hidup kekinian.
Manajemen Summarecon menyatakan bahwa Gafoy bukan sekadar menyajikan makanan yang lezat, tapi sebagai sebuah pusat gaya hidup dimana semua pengunjung dapat berinteraksi dalam nuansa kebersamaan yang menyenangkan.
Lalu, dengan keunggulan ruang terbuka yang luas, hingga beberapa ornamen bentuk arsitektural yang menarik akan menjadikan Gafoy sebagai destinasi ikonik terbaru.
“Kebetuhan ruang alfresco dining hadir ketika pengunjung ingin praktis. Konsep ini bentuk adaptasi stand alone ritel dan mencuat saat pandemi Covid-19. Kini, street mall atau alfresco kian menjamur. Sebagian besar penyewa pada umumnya adalah kalangan food and beverage (F&B) yang sejalan dengan lifestyle,” tutur Syarifah Syaukat, senior research advisor Knight Frank Indonesia di Jakarta, baru-baru ini.
Dia menerangkan, saat ini di Jakarta ada sekitar 13 street mall atau alfresco retail yang tumbuh dalam tiga tahun terakhir. Konsep ini menawarkan ruang terbuka dengan ruang interaksi yang lebih fleksibel.
“Dalam pantauan Knight Frank, new look model dari ritel ini cukup digandrungi oleh para pengunjung ritel saat ini, karena dinilai lebih praktis, dengan lansekap yang menarik, dan lokasi yang mudah dicapai,” kata Syarifah.
Tren itu selaras dengan temuan Survei Biaya Hidup (SBH) 2022 Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebutkan bahwa penyediaan makanan dan minuman/restoran memegang peran penting dalam keuangan warga DKI Jakarta.
Menurut survei tersebut, komponen penyediaan makanan dan minuman/restoran menempati peringkat ke-10 dalam daftar biaya hidup, dengan pengeluaran mencapai Rp1,5 juta per bulan.
Angka ini mencerminkan besarnya andil pengeluaran untuk menikmati hidangan di luar rumah dalam struktur biaya hidup masyarakat Jakarta.
Tren masyarakat yang suka makan dan minum sambil bergaul, bersosialisasi, dan membangun komunitas tetap tinggi. Ini menjadikan kebutuhan akan tempat yang kekinian (hype) tidak hanya sebagai ruang makan, melainkan sebagai tempat yang menyenangkan dan berkesan. Masyarakat tidak lagi hanya mencari makanan yang lezat, tetapi juga pengalaman yang dapat diabadikan di media sosial.
Fenomena ini menciptakan peluang besar bagi pelaku usaha di sektor kuliner, terutama yang berlokasi di Jakarta. Dengan memahami kebutuhan masyarakat yang semakin eksklusif, restoran ataupun destinasi kuliner dapat mengembangkan konsep yang tidak hanya menawarkan menu lezat, tetapi juga atmosfer dan pengalaman yang unik.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026
PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru
Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon
Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.Enam Minggu Perang, Ribuan Nyawa Melayang dan 3 TNI Gugur
Update korban perang Timur Tengah: 3.500 tewas di Iran, 13 tentara AS gugur, dan 3 prajurit TNI Indonesia tewas saat tugas PBB di Lebanon.Perum Bulog Catat Stok Beras 4,4 Juta Ton, Lampaui Target 2026
Perum Bulog mencatat stok beras nasional 4,4 juta ton melebihi target serapan sebesar 4 juta ton. Swasembada pangan optimistis tercapai.Trump Usulkan ’Golden Dome’ dan Anggaran Perang Rp 25,5 Kuadriliun
Presiden Trump usulkan anggaran militer AS 2027 US$ 1,5 triliun. Fokus pada sistem pertahanan Golden Dome dan pangkas dana domestik.Tag Terpopuler
Terpopuler



