Jumat, 15 Mei 2026

Airlangga: Nilai Investasi PSN untuk Pengembangan Mineral Kritis Capai Rp 248,7 Triliun

Penulis : Arnoldus Kristianus
14 Mei 2024 | 15:06 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) saat memberikan keterangan pers usai mengikuti Rapat Kerja Nasional Percepatan dan Pra-Evaluasi Proyek Strategis Nasional di Park Hyatt pada Selasa (14/5/2024). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) saat memberikan keterangan pers usai mengikuti Rapat Kerja Nasional Percepatan dan Pra-Evaluasi Proyek Strategis Nasional di Park Hyatt pada Selasa (14/5/2024). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)

Airlangga mengatakan Indonesia sudah lebih maju dalam pengembangan mineral kritis sebab sudah memulai langkah tersebut melalui Undang Undang (UU) tentang Pertambangan Mineral dan Batubara pada tahun 2009. Sementara itu di Eropa baru memulai pengembangan mineral kritis pada tahun 2023.

“Jadi kita memang ahead of the curve untuk critical raw material kita unggul, namun ada satu yang kita ketinggalan yaitu mengenai semikonduktor,” kata Airlangga.

Saat ini pemerintah Indonesia sedang mengejar pengembangan semikonduktor. Dengan adanya industri tersebut diyakini akan memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja dan pengembangan teknologi. Dia mengatakan bahwa ada beberapa negara yang memiliki potensi investasi semikonduktor yang dengan nilai besar misalnya di Jerman dan Spanyol masing-masing sebesar US$ 13 miliar dan US$ 3 miliar. Negara lain seperti Jepang juga memberikan subsidi untuk pengembangan industri tersebut.

“Amerika sudah keluar chip, di Eropa sedang mengejar semikonduktor, karena dengan era digital dan AI komoditas paling penting adalah semikonduktor,” tutur Airlangga.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, upaya pengembangan industri semikonduktor harus diselaraskan dengan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang memadai. Dalam hal ini diperlukan penyediaan SDM yang bisa memiliki kompetensi untuk terlibat dalam pendidikan tentang mikroelektronik

“Kita akui harus siapkan human resource-nya. Pendidikan mikroelektronik menjadi penting dan harus menjadi prioritas,” pungkas Airlangga.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 15 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 47 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 58 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia