Jumat, 15 Mei 2026

Airlangga: Nilai Investasi PSN untuk Pengembangan Mineral Kritis Capai Rp 248,7 Triliun

Penulis : Arnoldus Kristianus
14 Mei 2024 | 15:06 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) saat memberikan keterangan pers usai mengikuti Rapat Kerja Nasional Percepatan dan Pra-Evaluasi Proyek Strategis Nasional di Park Hyatt pada Selasa (14/5/2024). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) saat memberikan keterangan pers usai mengikuti Rapat Kerja Nasional Percepatan dan Pra-Evaluasi Proyek Strategis Nasional di Park Hyatt pada Selasa (14/5/2024). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)

JAKARTA, investor.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) terdapat 16 smelter mineral dengan estimasi nilai investasi mencapai Rp 248,75 triliun. Pelaksanaan proyek ini sebagai salah satu upaya pemerintah dalam menjalankan pengembangan mineral kritis (critical mineral).

“Dalam rangka pembangunan critical mineral itu terdapat 16 proyek dengan nilai investasi Rp 248,75 triliun, terdiri dari hilirisasi nikel, tembaga, bauksit, alumina, dan hilirisasi pasir besi menjadi pig iron,” ucap Airlangga dalam Rapat Kerja Nasional Percepatan dan Pra-Evaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN) di Park Hyatt pada Selasa (14/5/2024).

Dari proyek mineral kritis yang dibangun sudah menghasilkan 2,5 juta ton feronikel, bauksit 3 juta ton, tembaga 680 ribu katoda tembaga dan pasir besi sebanyak 1,6 juta pig iron. Pemerintah akan membangun smelter di Jawa Timur dengan kapasitas 1,7 juta ton.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya smelter yang sudah beroperasi adalah smelter milik PT Virtue Dragon Nickel dengan nilai investasi Rp 30,3 triliun dan smelter milik PT Well Harvest Winning Alumina Refinery dengan nilai investasi Rp 5,79 triliun.

Untuk tahun 2024 adalah target smelter yang beroperasi adalah dengan nilai investasi Rp 38,35 triliun dari PT Freeport Indonesia dan PT Aneka Tambang P3FH; Smelter dari PT Alchemist Metal Industry dengan nilai investasi Rp 4 triliun; Smelter dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara dengan nilai investasi Rp 15 triliun; dan Smelter dari PT Dinamika Sejahtera Mandiri dengan nilai investasi Rp 17,4 triliun.

“Jadi itu kapasitasnya menjadi 3 juta ton dan ini dengan investasi Rp 38,35 triliun, jadi ini adalah critical mineral yang dibutuhkan dunia,” kata dia.

Sementara itu, terdapat 4 smelter yang ditargetkan selesai pada tahun 2025 dengan nilai investasi Rp 35 triliun dari PT Ceria Nugraha Indotama; PT Wanxiang Nickel Indonesia; PT Artabumi Sentra Industri; dan PT Artha Mining Industry. Sedangkan smelter yang ditargetkan selesai sesudah tahun 2025 ada 3 smelter dengan nilai investasi Rp 95,29 triliun yaitu PT Bahodopi Nickel Smelting Indonesia dan Tambang PT Vale Indonesia Blok Bahodopi; dan PT Kolaka Nikel Indonesia dan Tambang PT Vale Indonesia Blok Pomalaa.

Pengembangan Semikonduktor

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 14 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 46 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 57 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia