Minggu, 21 Juni 2026

Penjualan Melejit 45%, Gapuraprima Terus Tambah Proyek

Penulis : Edo Rusyanto
1 Aug 2024 | 02:04 WIB
BAGIKAN
Presiden Direktur PT Perdana Gapuraprima Tbk
Presiden Direktur PT Perdana Gapuraprima Tbk

Jakarta, Investor.id- Penjualan PT Perdana Gapuraprima Tbk (Gapuraprima) sepanjang semester pertama 2024 melejit 45% dibandingkan dengan periode sama 2023.

Manajemen emiten berkode saham GPRA itu menyebutkan, bila per akhir Juni 2023 penjualan masih bertengger di posisi Rp189,00 miliar, kini melambung ke posisi Rp273,31 miliar.

“Peningkatan penjualan kami ditopang oleh penjualan residensial tapak dan rumah toko di wilayah Bogor, Cilegon, Tangerang, dan Bekasi,” tutur Arvin F Iskandar, presiden direktur PT Perdana Gapuraprima Tbk kepada Investor Daily, Rabu (31/7/2024).

Dia menerangkan, tulang punggung penjualan GPRA berasal dari penjualan di rumah di Bukit Cimanggu City, Bogor, khususnya klaster Llanos, Savana Botheo, serta ruko di Prominent  Business Park.

ADVERTISEMENT

“Kemudian penjualan rumah di perumahan Metro Cilegon di cluster Gardenia, cluster Royal Garden, serta Ruko Metro Niaga,” jelas Arvin.

Moncernya penjualan bermuara kepada peningkatan laba bersih. GPRA mencatat kenaikan laba bersih 15% per akhir Juni 2024 dibandingkan periode yang sama 2023, yakni dari Rp38,86 miliar menjadi Rp44,68 miliar.

“Selain pelaksanaan pemilu yang berjalan aman, pemicu laba bersih karena adanya insentif pemerintah free PPN atau Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah,” ujar Arvin.

Sementara itu, guna mengerek kinerja, Gapuraprima juga tengah menyiapkan dua proyek anyar.

“Kami juga tetap mengembangkan cluster housing di perumahan Bukit Cimanggu Bogor dan perumahan Metro Cilegon,” tutur dia.

Terkait proyek anyar yang tengah disiapkan, Arvin mengatakan, pihaknya akan meluncurkan The Botanica Signature Padjadjaran, di Bogor. Proyek ini akan dikembangankan mulai kuartal ketiga 2024.

“Untuk proyek baru yang akan datang, kami menghadirkan The Botanica Cibubur, di Cileungsi, Jawa Barat yang rencananya dikembangkan pada kuartal pertama 2025,” papar Arvin.

Di sisi lain, per akhir Juni 2024, Gapurapirma mencatat total aset Rp1,97 triliun atau naik 1,22% dibandingkan dengan per akhir Desember 2023 yang senilai Rp1,95 triliun.

Kenaikan aset itu terutama disebabkan oleh kenaikan aset lancar yaitu pada kas dan setara kas yang meningkat 38,86%.

GPRA juga membukukan penurunan total liabilities sebesar Rp20,943 miliar atau 3,05% terutama disebabkan adanya penurunan uang muka pelanggan sebesar Rp57,02 miliar.

Selain itu, GPRA mencatat kenaikan ekuitas sebesar Rp44,68 miliar terutama disebabkan karena laba tahun berjalan 2024.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


International 2 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 3 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 3 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 3 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 3 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 3 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia