Minggu, 21 Juni 2026

Jokowi Bangun MRT, LRT, dan Kereta Cepat Meski Tau akan Rugi, Kenapa?

Penulis : Prisma Ardianto
13 Aug 2024 | 12:53 WIB
BAGIKAN
Presiden Joko Widodo menyampaikan pengarahan kepada kepala daerah seluruh Indonesia di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (13/8/2024). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa)
Presiden Joko Widodo menyampaikan pengarahan kepada kepala daerah seluruh Indonesia di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (13/8/2024). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa)

Lebih lanjut, Presiden Jokowi turut menyampaikan rekomendasi pengadaan modal transportasi massal alternatif yakni kereta otonom atau autonomous rail transit (ART) kepada para gubernur dan bupati/walikota. Jokowi menyebut moda transportasi ini punya biaya yang lebih rendah, baik saat pembangunan maupun biaya yang dikeluarkan dalam operasionalnya.

“Kalau yang ini, autonomous rail transit itu memang lebih murah karena tanpa rel, pakai magnet. Per unitnya untuk tiga gerbong harganya kurang lebih Rp 74 miliar... Operasional per bulan Rp 500 juta,” terang Presiden Jokowi.

“Itu kota-kota yang mulai macet, tidak hanya di Jawa saja, di luar Jawa sudah mulai macet, macet, macet. Ini mulai harus dipikirkan transportasi massalnya apa,” imbuh dia.

ADVERTISEMENT

Kereta otonom ini yang rencananya akan dipakai dan bakal diuji coba di IKN. Meski begitu, Presiden Jokowi juga mengaku belum memutuskan untuk benar-benar memakai moda transportasi tersebut di IKN.

Sebaliknya, ia menegaskan bahwa mau tidak mau para pemerintah daerah sudah saatnya memikirkan dan merancang transportasi publik yang memadai dan tentu ramah lingkungan. Sebab, kerugian yang dialami dari kemacetan sangatlah besar.

“Kalau tidak ada MRT, tidak ada LRT, tidak ada kereta cepat itu kita kehilangan setiap tahun karena kemacetan itu Rp 65 triliun, kalau Jabodetabek mungkin sudah di atas Rp 100 triliun,” kata Jokowi.

“Pilih mana? Pilih dibelikan MRT, LRT, kereta cepat, atau uangnya hilang lebih dari 100 triliun setiap tahun? Semua kota utamanya harus mulai ngitung,” tandas Presiden Jokowi.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Business 31 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia