Minggu, 21 Juni 2026

Presiden Jokowi Mau Setiap Kepala Daerah Belajar dari IKN

Penulis : Prisma Ardianto
13 Aug 2024 | 20:33 WIB
BAGIKAN
Petugas berdiri di jembatan Embung MBH, Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (13/8/2024). (ANTARA FOTO/Fauzan/rwa)
Petugas berdiri di jembatan Embung MBH, Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (13/8/2024). (ANTARA FOTO/Fauzan/rwa)

IKN, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kepada setiap kepala daerah di tingkat kabupaten/kota mengembangkan wilayahnya masing-masing dengan meniru Ibu Kota Nusantara (IKN). Adapun salah satu yang penting untuk dihadirkan masing-masing wilayah adalah danau kecil alias embung.

Presiden Jokowi menyampaikan, danau kecil atau embung mengambil peran penting bagi sebuah kota/kabupaten. Kehadiran embung dipercaya dapat menurunkan suhu di suatu kota/kabupaten. Selain itu, embung mesti dibangun tidak hanya secara fungsional, namun juga turut memerhatikan aspek estetika atau keindahan.

Khusus di IKN, akan ada 60 embung di masa menatang. Jumlah ini bahkan masih sangat mungkin bertambah 2-3 kali lipat. Melihat peran dan fungsi sentral embung di kawasan IKN, Jokowi pun meminta kepada daerah agar turut membuat embung di masing-masing wilayahnya.

ADVERTISEMENT

“Dan itu bisa kita lakukan dan itu tidak mahal, APBD punya kemampuan, memang harus direncanakan, harus didesain, jangan seadanya. Jadi harus ada airnya, dari estetika dan keindahan, serta semuanya. Berikan kepada arsitek yang punya kemampuan untuk membangun ini,” ujar Jokowi kepada kepala daerah seluruh Indonesia di Istana Negara, IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Selasa (13/6/2024).

Tak hanya embung, Presiden Jokowi mengajak para kepala daerah untuk meniru IKN dalam rangka membangun masing-masing wilayahnya. Meski demikian, setiap kepala daerah tentu perlu menyesuaikan akan seperti apa kota yang diimpikan di masa mendatang.

Sebagai ilustrasi, IKN sendiri mengusung konsep smart city, di mana seluruh aktivitasnya ditopang oleh teknologi. Dengan begitu, IKN diharapkan menjadi liveable city atau kota yang nyaman untuk ditinggali. Ini yang juga diharapkan untuk semua kabupaten/kota di Indonesia.

“IKN ini adalah contoh kota masa depan yang dibangun dengan konsep untuk masa depan. Konsepnya forest city, jadi kota hutan bukan kora beton. Saya kira di semua provinsi, kabupaten/kota, bisa merencanakan kotanya itu ada ingin jadikan kota apa? Saya sudah menyampaikan berkali-kali,” jelas Jokowi.

Ia menambahkan, setiap kepala daerah juga bisa meniru IKN perihal menarik investasi. Investasi diperlukan kala alokasi anggaran daerah tidak mencukupi untuk membangun berbagai infrastruktur di daerah.

“Kalau APBD-nya tidak siap ya bisa pakai model investasi. Tapi untuk menarik investasi itu memang (perlu) membangun trust, membangun kepercayaan. Kalau sudah percaya di provinsi/kabupaten/kota saya, punya potensi dan keunggulan tapi kok (investasi) gak datang itu tolong dievaluasi, pasti ada yang gak bener, ada yang salah, ada yang perlu diperbaiki,” ungkap Presiden Jokowi.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 4 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 5 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 5 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 5 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 5 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia