Jumat, 15 Mei 2026

Kolaborasi dengan Five Face, Privy Tambah Portfolio Bisnis pada Layanan Kesehatan

Penulis : Windarto
23 Aug 2024 | 14:17 WIB
BAGIKAN
CEO Privy Marshall Pribadi menyampaikan sambutan
CEO Privy Marshall Pribadi menyampaikan sambutan

BRISBANE, investor.id - Perusahaan perangkat lunak asal Australia, Five Faces, yang fokus pada layanan kesehatan menjalin kerja sama dengan Privy, penyedia layanan identitas digital dan tanda tangan elektronik (TTE) tersertifikasi asal Indonesia. Keduanya perusahaan mengumumkan kemitraan strategis di kedua negara.

Kolaborasi ini diumumkan pada Konferensi IndOz di Brisbane, dengan tujuan untuk memanfaatkan teknologi dan jaringan distribusi kedua perusahaan.

Dalam kerja sama ini, solusi TTE tersertifikasi dari Privy akan digabungkan dengan sistem digital front door milik Five Faces. Dengan ini, rumah sakit dapat menggunakan tanda tangan digital yang aman untuk formulir persetujuan medis dan keuangan. Sejak 2016, lebih dari 120 juta dokumen telah ditandatangani menggunakan layanan Privy.

ADVERTISEMENT

Privy, yang memiliki lebih dari 50 juta pengguna terverifikasi dan telah dipercaya oleh lebih dari 3.000 perusahaan, akan memperkenalkan sistem digital front door dari Five Faces ke pasar kesehatan di Indonesia, yang sedang menjalani transformasi digital besar-besaran di bawah Kementerian Kesehatan RI.

Komitmen pemerintah dalam mendorong tansformasi digital di bidang kesehatan salah satunya melalui kewajiban implementasi Rekam Medis Elektronik sesuai dengan Permenkes Nomor 24 tahun 2022.

Sementara itu, Nicole Nixon, CEO Five Faces, mengatakan bahwa di Australia, penggunaan formulir kertas di sektor kesehatan sedang dikurangi, sehingga kebutuhan akan tanda tangan digital yang aman semakin meningkat.

Kolaborasi antara Five Faces dengan Privy bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan pasien dan mempermudah administrasi layanan kesehatan secara digital sekaligus tetap menjamin aspek keamanan data.

“Baik saat menjalani operasi atau mengunjungi klinik, formulir digital yang aman kini menjadi sangat penting. Ini bukan hanya untuk menjaga privasi dan kenyamanan pasien, tetapi juga untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan data,” kata Nicole.

“Kami senang bisa bekerja sama dengan Privy untuk memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pasien dan penyedia layanan kesehatan,” ungkapnya.

Co Founder dan CEO Privy Marshall Pribadi mengatakan, kemitraan ini akan mendukung ekspansi Privy di Australia dan memberikan manfaat tambahan bagi layanan kesehatan di Indonesia.

“Kepercayaan dan integritas digital adalah fondasi utama dalam dunia kesehatan. Kami bangga bahwa Five Faces memilih Privy untuk meningkatkan solusi digital front door mereka yang sudah terkemuka,” kata Marshall.

Dikatakan Marshall, dengan momentum digitalisasi layanan kesehatan yang sedang berkembang sangat pesat di Indonesia, ini adalah waktu yang tepat untuk memperkenalkan Five Faces sebagai penyedia layanan kesehatan yang andal.

Menurutnya, konsumen Indonesia bisa menggunakan PrivyID mereka untuk mengakses solusi dari Five Faces.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 18 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia