Subsidi Energi 2025 Lebih Tepat Sasaran
7 Sep 2024 | 08:00 WIB
JAKARTA, investor.id - Pemerintah dan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (Banggar DPR) berencana memangkas anggaran subsidi energi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 sebesar Rp 1,1 triliun, menjadi Rp 203,4 triliun. Penyaluran subsidi energi tahun mendatang tersebut diyakini akan lebih tepat sasaran dan berkeadilan, dengan menggunakan mekanisme yang sesuai. Salah satu mekanisme yang tengah disiapkan untuk penyaluran BBM adalah melalui pembatasan, yang hingga saat ini masih dalam proses penggodokan.
Anggaran subsidi energi tersebut terdiri dari subsidi jenis bahan bakar minyak (BBM) tertentu sebesar Rp 26,7 triliun atau tetap, subsidi LPG 3 kilogram Rp 87 triliun, turun dari Rp 87,6 triliun. Kemudian anggaran subsidi listrik sebesar Rp 89,7 triliun, turun dari Rp 90,2 triliun.Namun, pemerintah menyatakan penurunan alokasi untuk subsidi BBM disebabkan oleh perubahan asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2025 dari Rp16.100 ke Rp16 ribu per dolar AS.

