Minggu, 21 Juni 2026

Antisipasi Resiko Bencana Memanfaatkan AI

Penulis : Ichsan Amin
13 Sep 2024 | 12:26 WIB
BAGIKAN
(ist)
(ist)

JAKARTA, investor.id – Presiden Collaborative Research and Industrial Innovation in Artificial Intelligence (KORIKA), Hammam Riza mengatakan, perlunya pendekatan terintegrasi dalam menangani masalah pencegahan bencana. 

Ia mencatat bahwa kemajuan teknologi artificial inteligence (AI) mikroskopis mampu meningkatkan sistem peringatan dini dengan menyediakan informasi yang lebih rinci dan akurat.

"Kita perlu memanfaatkan teknologi seperti AI sebagai peringatan awal yang bisa dengan rinci disediakan," ujarnya pada sesi diskusi Global Forum for Sustainable Resilience (GFSR) di Hall D JIExpo Kemayoran Jakarta, dikutip Jumat (13/09/2024). 

ADVERTISEMENT

Dia menambahkan, perlunya memberikan solusi inovasi teknologi terbaik pada manajemen kebencanaan dan perlindungan masyatakat sipil.

“Penerapannya (AI) mampu meningkatkan pengelolaan risiko terkait bencana sehingga ke depan bisa meminimalisir resiko-resiko pada terjadi bencana,” pungkasnya. 

Sementara itu, perwakilan Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia, Harkunti P. Rahayu mengatakan, inovasi mampu meningkatkan inklusivitas secara signnifikan melalui pemanfaatan teknologi yang efektif, keterlibatan aktif organisasi masyarakat dan program yang tepat sasaran. 

"Selain itu, penting menggarisbawahi pentingnya merancang sistem peringatan dini agar dapat dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti perempuan, lansia, dan anak-anak," ujarnya. 

Adapun, Swiss Agency for Development & Cooperation (SDC),  Erik Kjaergard mengatakan, bahwa data juga memainkan peranan dalam penerapan teknologi.

Dalam paparannya, Erik menekankan bahwa digitalisasi memiliki peran krusial dalam strategi kerjasama internasional. Kemajuan teknologi digital memungkinkan analisis data yang komprehensif sehingga mampu meningkatkan pengambilan keputusan dan perencanaan strategis.

Diskusi GFSR dilanjutkan dengan studi kasus mengenai bagaimana membangun infrastruktur yang tangguh (building resilient infrastructure). Hal tersebut, mengingat, Indonesia terletak di wilayah rawan bencana, sehingga penting untuk mempersiapkan infrastruktur bahkan industrialisasi teknologi kebencanaan agar mampu menghadapi kemungkinan bencana, termasuk megathrust.

Salah satu cara untuk meningkatkan resiliensi terhadap dampak bencana adalah dengan membangun infrastruktur yang tahan bencana. 

Diskusi GFSR merupakan perhelatan Asia Disaster Management and Civil Protection Expo & Conference (ADEXCO) 2024. Acara ini  dibuka dengan adanya kegiatan panel diskusi bertajuk “Menerapkan Kesepakatan Global di Tingkat Nasional dan Lokal (Implementing Global Agreements at National and Local Levels” yang melibatkan berbagai stakeholder terkait mitigasi bencana. Adapun Pameran ADEXCO digelar pada 11 – 14 September 2024 di JIExpo Kemayoran. 

Editor: Ichsan Amin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 3 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 3 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 4 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 4 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 4 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 4 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia