Startup RI Kembali Berpeluang Bangkit
Bisnis Makin Sehat
Rudiantara melanjutkan, ekosistem startup Indonesia saat ini juga sudah makin sehat. Mereka sudah tak lagi jor-joran hanya ‘membakar uang’ dari investor untuk ekspansi dan membesarkan skala usaha. Para pengelola/pendiri startup kini fokus pada model bisnis yang mengutamakan arus kas sehat dan mengejar profitabilitas (berkelanjutan).
Karena itu, peluang investor menanamkan modal pada startup di Indonesia dapat kembali terjadi. Namun, itu pun memberikan cacatan, pelaku bisnis startup sejak awal harus bisa menggunakan model bisnis yang berkelanjutan.
"Orientasinya sekarang sudah harus kepada profitabillity, EBITDA, dan cash flow yang positif. Dengan instrumen yang sudah lebih sehat, uang (dari investor untuk mengembangkan startup) akan lebih banyak lagi tersedia," ucap Rudiantara, optimistis.
2 Sektor Potensial
Menkominfo Budi Arie Setiadi menyebutkan, ada dua sektor potensial bagi startup Indonesia untuk dapat dikembangkan usai melewati masa tech winter, yakni sektor agrikultur dan perikanan.
"Agrikultur dan perikanan menjadi sektor yang menjanjikan untuk para pelaku industri startup Indonesia masuk ke dalamnya. Karena, pertumbuhan nilainya yang menjanjikan meski adanya tantangan ekonomi global," kata Budi Arie.
Dia menyebut, pada 2023, secara global, terlihat bahwa sektor agrikultur dan perikanan di Tanah Air masuk dalam daftar 15 sektor terbesar dengan nilai valuasi yang tinggi setelah dikembangkan oleh startup digital.
Mengacu pada laporan Startup Report 2023 dari DSInnovate, startup perikanan dan kelautan (aquatech) Indonesia berhasil menciptakan nilai valuasi US$ 123 juta dan startup peternakan (agritech) mencapai valuasi US$ 26 juta
Menurut Menkominfo, ada banyak model bisnis yang dapat dieksplorasi dalam dua sektor tersebut, terutama berhubungan dengan tantangan yang belum terjawab, seperti masalah rantai pasok, mendorong produktivitas pelaku ekosistem di kedua sektor, dan keberlanjutan lingkungan.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






