Jumat, 15 Mei 2026

IIF dan CPI Kolaborasi Perkuat Manajemen Risiko Iklim Sektor Infrastruktur

Penulis : Thomas E Harefa
12 Nov 2024 | 19:09 WIB
BAGIKAN
PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) dan Climate Policy Initiative (CPI) berkolaborasi untuk mendukung pembangunan Infrastruktur Indonesia yang berkelanjutan.
PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) dan Climate Policy Initiative (CPI) berkolaborasi untuk mendukung pembangunan Infrastruktur Indonesia yang berkelanjutan.

JAKARTA, investor.id – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) dan Climate Policy Initiative (CPI) berkolaborasi untuk memperkuat manajemen risiko iklim pada sektor infrastruktur.

Upaya tersebut menjadi bukti konkret komitmen IIF dan CPI untuk berkontribusi pada pembangunan Infrastruktur Indonesia yang berkelanjutan.

Adapun kolaborasi tersebut dilaksanakan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama terkait Pendampingan Teknis Kebijakan Manajemen Risiko Iklim dan Pedoman Sektoral Terkait Iklim.

ADVERTISEMENT

Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dilakukan oleh Interim Chief Executive Officer/Chief Financial Officer IIF Rizki Pribadi Hasan, Chief Risk Officer IIF Lestari Andaluscia Umardin, dan Direktur CPI Indonesia Tiza Mafira.

Rizki menyampaikan, kerja sama tersebut bertujuan untuk mengintegrasikan risiko-risiko terkait iklim dalam perencanaan strategis, tata kelola, dan kerangka manajemen risiko IIF.

“Hal ini akan memungkinkan IIF untuk lebih baik dalam mengelola risiko finansial akibat perubahan iklim dan berkontribusi pada pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di Indonesia,” jelas dia dalam keterangan tertulis, Selasa (12/11/2024).

Dia menjelaskan, sejalan sektor ekonomi yang dimandatkan kepada IIF, kolaborasi dengan CPI diharapkan dapat menghasilkan analisis yang komprehensif terkait risiko iklim. Analisis ini akan menjadi referensi strategis bagi IIF dalam merumuskan kebijakan manajemen risiko iklim.

Selanjutnya, IIF dan CPI akan bekerja sama dalam mengembangkan strategi dan langkah mitigasi yang tepat. Hal ini dilakukan untuk memastikan dan meningkatkan kontribusi IIF sebagai institusi pembiayaan yang mendukung pencapaian target net zero emission Pemerintah Indonesia pada 2060.

Rizki menambahkan, IIF dan CPI akan menyelaraskan berbagai upaya tersebut dengan standar aturan serta pendekatan dan strategi yang mengacu pada pedoman dan kerangka kerja yang relevan baik di tingkat nasional maupun global.

Editor: Thomas Harefa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 8 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 40 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 51 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 55 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia