Minggu, 21 Juni 2026

Laba Bersih Tumbuh 51%, IIF Bagikan Dividen Rp74 Miliar

Penulis :  Thomas E Harefa
4 Mei 2026 | 08:20 WIB
BAGIKAN
Presiden Direktur/Chief Executive Officer IIF Rizki Pribadi Hasan (tiga dari kiri), Direktur Keuangan IIF Eri Wibowo (dua dari kiri), Direktur Risiko IIF Lestari Andaluscia Umardin (dua dari kanan), Direktur Investasi IIF Mohammad Ramadhan Harahap (kanan), dan Wakil Presiden Eksekutif - Kepala Grup Advisory IIF Irman Boyle (kiri).
Presiden Direktur/Chief Executive Officer IIF Rizki Pribadi Hasan (tiga dari kiri), Direktur Keuangan IIF Eri Wibowo (dua dari kiri), Direktur Risiko IIF Lestari Andaluscia Umardin (dua dari kanan), Direktur Investasi IIF Mohammad Ramadhan Harahap (kanan), dan Wakil Presiden Eksekutif - Kepala Grup Advisory IIF Irman Boyle (kiri).

JAKARTA, investor.id – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 51% menjadi Rp185,3 miliar untuk tahun buku 2025. Hasil tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu (29/4/2026), yang juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp74 miliar atau Rp29,1 per saham.

Adapun dividen perseroan tersebut mencerminkan payout ratio 40%, meningkat dari 35% pada tahun sebelumnya. Di tengah ketidakpastian pasar global dan regulasi yang semakin ketat pada 2025, IIF mencatat pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 44% menjadi Rp536,0 miliar, sementara total aset meningkat 5% menjadi Rp15,4 triliun.

Presiden Direktur dan CEO IIF, Rizki Pribadi Hasan menyampaikan bahwa sebagian pertumbuhan didorong oleh penurunan cost of funds, sehingga perseroan dapat menawarkan pricing yang kompetitif bagi nasabah.

ADVERTISEMENT

“Selain itu, kami terus memperkuat manajemen risiko, berinvestasi pada pengembangan SDM, dan meluncurkan inisiatif produk baru. Hal ini membuat IIF tetap agile, tangguh, dan siap mendukung beragam kebutuhan sektor infrastruktur,” jelas Rizki dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).

Sepanjang 2025, jelas Rizki, IIF meraih sejumlah penghargaan dari institusi domestik dan internasional di bidang ESG, fundraising inovatif, pembiayaan proyek, dan sumber daya manusia. “Ke depan, IIF akan terus membangun kapabilitas dan berkolaborasi dengan lembaga keuangan, investor, serta pelaku usaha. Peran IIF adalah melengkapi perbankan dan pasar modal dalam pembiayaan infrastruktur,” tambah Rizki.

Sementara itu, memasuki tahun 2026, IIF memperkuat dan mendiversifikasi sumber pendanaan. Perseroan telah memperoleh fasilitas pendanaan sebesar Rp1,3 triliun dari lembaga keuangan domestik dan internasional, serta menargetkan tambahan pendanaan hingga Rp5 triliun pada tahun ini.

Di sisi pembiayaan, IIF baru saja menandatangani komitmen pembiayaan sebesar Rp485,6 miliar untuk sektor infrastruktur kesehatan, dengan komitmen di sektor lain diharapkan terealisasi dalam beberapa bulan mendatang. Di sisi advisory, IIF telah memperoleh mandat baru dar klien, termasuk untuk membantu implementasi ESG berstandar internasional.

Adapun pada penyelenggaraan RUPST perseroan juga menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan 2025 yang telah diaudit, serta penggunaan laba bersih Perseroan. Selain dividen, RUPST menyetujui pembayaran imbal hasil sebesar Rp27,7 miliar atas Surat Berharga Perpetual senilai Rp335,2 miliar yang diterbitkan pada 2023. Pembayaran imbal hasil akan dilakukan secara semesteran pada Juli 2026 dan Januari 2027.

Editor: Thomas Harefa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 1 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 32 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia