Perang Fitur Mobil Listrik Rp 300 Jutaan
JAKARTA, Investor.id – Mobil listrik baterai (BEV) murah bertebaran di Indonesia, seiring masifnya insentif yang dikucurkan pemerintah, sehingga harga bisa dipangkas radikal menjadi Rp 300 jutaan, bahkan ada yang Rp 200 jutaan. Terjadi perang fitur sengit di segmen BEV Rp 300 jutaan.
Para pabrikan berlomba-lomba merilis BEV dengan fitur kekinian dan jarak tempuh jauh. Ambil contoh Wuling BinguoEV yang hadir dengan desain eksterior yang ikonik dengan mengusung gaya retro modern.Jadi, di satu sisi terlihat unsur klasiknya, tapi di lain sisi, Wuling juga memberikan sentuhan futuristik pada BinguoEV.
Tampak depan, mobil listrik ini dihiasi dengan lampu depan LED dengan konsep X-shaped dan diamond corrugated grille. Di bagian samping, mobil ini mengadopsi desain flowing water body urve. Unsur retro juga terdapat pada desain pelek Water Splash Wheel Cap yang elegan.
Pada bagian belakang, desainnya dibuat senada dengan bagian depan. Lampu belakangnya sudah LED dengan model x-shaped dan dipercantik dengan streamline ducktail. Mobil listrik ini dapat menampung lima orang dewasa, ditambah dengan bagasi yang kapasitasnya mencapai 310 liter.
Mobil ini memiliki segudang fitur, mulai dari traction control, rear wheel antilock, emergency stop signal, sound module for pedestrian warning, rear parking sensor & camera, creeping function, hingga cruise control.
Selain itu, terdapat pula fitur keamanan lainnya, yakni dua airbags, ABS, electronic brake-force distribution (EBD), electronic stability control (ESC), electric parking brake (EPB), automatic vehicle hold (AVH), dan isofix.
Soal performa, Wuling menggunakan baterai LFP dengan kapasitas 31,9 kWh dan 37,9 kWh. Baterainya sudah bersertifikasi IP67, sehingga tahan air meskipun dalam kondisi terendam.
Baterai dengan kapasitas 31,9 kWh atau tipe long range memiliki jarak tempuh 333 km, sedangkan 37,9 kWh atau tipe Premium Range 410 km. Tenaga yang dihasilkan sebesar 50 kW dengan single reduction gear transmission. Tetapi, torsinya sedikit berbeda, di mana tipe Long Range menghasilkan 150 Nm dan tipe Premium Range menghasilkan 125 Nm.
BinguoEV saat ini dibanderol dengan harga Rp 317 jutaan untuk tipe Long Range AC, Rp 326 jutaan untuk tipe Long Range AC DC, dan Rp 372 jutaan untuk tipe Premium Range AC DC.
Harga tersebut sudah termasuk insentif PPN. Namun, selain insentif itu, masih ada beberapa keuntungan lainnya yang dapat dirasakan pemilik BinguoEV, mulai dari bebas ganjil genap hingga biaya perawatan yang sangat terjangkau.
Wuling juga memberikan garansi seumur hidup untuk tiga komponen utama mobil listrik, yaitu power battery, drive motor, dan motor control unit. Mobil ini punya extensive free maintenance selama 15,5 tahun atau 155 ribu km serta setiap konsumen akan mendapatkan lifetime core ev warranty, plus gratis AC Charging 7kW dan instalasinya.
Fanya, pengguna BinguoEV yang berdomisili di Jakarta Barat, sudah mengendarai mobil listrik tersebut selama tiga bulan. Jika dilihat odometernya, sudah tembus 1.600 km.
"Pilih BinguoEV, karena irit, pengecasan baterai cepat, dan bisa di mana saja,” kata dia.
Pada bagian lain, BYD memiliki Dolphin yang varian Dynamic Standard dibanderol Rp 365 juta. Mobil ini memiliki jarak tempuh 410 km, tenaga 204 hp dan akselerasi 0-100 kpj dalam tempo 7 detik.
MG menyodorkan ZS dengan harga mulai Rp 315 juta untuk tipe Active. Terakhir, ada Neta V II yang harganya mepet Rp 300 juta, tepatnya Rp 299 juta. Mobil ini punya tenaha 95 PS, torsi 150 Nm, baterai berkapasitas 36,1 kWh dengan jarak tempuh 401 km.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now


