Jumat, 15 Mei 2026

Libur Nataru, Penumpang Pesawat Diprediksi Tumbuh 4%

Penulis : Heru Febrianto
26 Nov 2024 | 16:37 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi: Petugas menyambut penumpang pesawat rute domestik yang tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali (ANTARA)
Ilustrasi: Petugas menyambut penumpang pesawat rute domestik yang tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali (ANTARA)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan pada periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) jumlah penumpang pesawat diprediksi tumbuh 4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) telah menyiapkan rencana operasi angkutan udara Nataru dengan tujuan untuk memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jasa transportasi udara.

Salah satu kegiatan yang rutin dilakukan Ditjen Hubud dalam menghadapi libur hari-hari besar yaitu dengan melaksanakan ramp inspection keselamatan penerbangan meliputi pemeriksaan operasional pesawat udara sesuai dengan petunjuk pelaksanaan yang berlaku, dengan berkoordinasi melalui Kantor Otoritas Bandar Udara atau Kantor Unit Bandar Udara setempat. Pelaksanaan ramp inspection akan dilaksanakan mulai 17 Desember 2024 hingga 4 Januari 2025.

ADVERTISEMENT

Ramp Inspection dilakukan oleh para inspektur dari direktorat teknis masing-masing guna menjamin kelancaran serta meningkatkan pemenuhan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan dalam pengendalian transportasi udara pada masa persiapan Nataru,” kata Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa dalam keterangan rilisnya dikutip di Jakarta, Selasa (26/11/2024).

Selain itu, dalam menghadapi Nataru, pihaknya juga melakukan pemantauan terhadap 56 bandara untuk penerbangan dalam negeri dengan 266 rute, dan 17 bandara untuk penerbangan luar negeri dengan 129 rute.

“Untuk pemantauan, kami menyiapkan Posko Nataru yang dimulai 19 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025. Dimana prediksi jumlah penumpang pada Nataru 2024/2025 ini telah mendekati Nataru 2019, dengan recovery rate penumpang untuk penerbangan domestik sebesar 79% dan untuk penerbangan internasional sebesar 94%,” ujar Lukman.

Adapun perkiraan jumlah penumpang selama pelaksanaan posko Nataru mencapai 3,91 juta penumpang yang terbagi 3,04 juta untuk penerbangan domestik dan 864.076 untuk penerbangan internasional. Angka tersebut lebih tinggi 4% jika dibandingkan Nataru tahun lalu.

“Untuk itu kami memastikan kapasitas angkutan udara Nataru 2024 telah terpenuhi melalui kapasitas reguler dengan total 417 unit pesawat udara,” kata Lukman.

Prediksi puncak arus mudik atau liburan diperkirakan mulai 21 Desember 2024 (periode Natal) dengan proyeksi penumpang sebanyak 297.129 (240.413 domestik dan 56.716 internasional), dan pada 28 Desember 2024 (periode Tahun Baru) mencapai 260.196 penumpang (domestik 202.873 dan 57.323 internasional).

Sedangkan puncak arus balik diperkirakan pada 3 Januari 2025 (periode Natal dan Tahun Baru) mencapai 259.816 penumpang (202.820 domestik dan 56.996 internasional).

Selain menyediakan posko angkutan udara Nataru, Ditjen Hubud juga memastikan agar seluruh pihak menjaga dan meningkatkan pemenuhan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan serta protokol kesehatan, seperti menyiapkan contingency plan untuk antisipasi ketika terjadi kecelakaan (accident) dan bencana alam (force majeure), sesuai dengan Airport Emergency Plan (AEP) dan Buku Pedoman Bandar Udara Siaga Bencana.

“Saya juga menghimbau kepada seluruh operator bandara, dan angkutan udara penyedia jasa penerbangan untuk meningkatkan kapasitas angkutan udara, menjaga pertumbuhan demand dengan penyesuaian slot time, dan perpanjangan jam operasi bandara serta pengaturan slot irregular,” pungkas Lukman.

Editor: Heru Febrianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 27 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 31 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia