Jumat, 15 Mei 2026

Ekosistem Karbon Biru Berperan Penting Mengurangi Dampak Perubahan Iklim

Penulis : Imam Suhartadi
29 Nov 2024 | 23:08 WIB
BAGIKAN
hutan mangrove
hutan mangrove

JAKARTA, investor.id - Perubahan iklim, yang dipicu oleh pemanasan global, menjadi salah satu tantangan terbesar masyarakat dunia saat ini.Sorotan terhadap isu ini bahkan menguat di tengah penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) COP29 di Baku, Azerbaijan, pada 11-22 November 2024, yang di dalamnya termasuk mendorong percepatan target nol emisi karbon (net zero) di seluruh dunia.

Tak terkecuali di Indonesia, semangat tersebut telah lebih dulu diaplikasikan melalui optimisme pemerintah dalam merampungkan target rehabilitasi 600.000 hektar lahan mangrove di berbagai wilayah pesisir Tanah Air hingga akhir tahun nanti.

Untuk itu, konservasi karbon biru perlu terus ditingkatkan untuk mempertahankan dan memanfaatkan ekosistem pesisir dan laut yang menyerap, menyimpan, dan melepaskan karbon. 

ADVERTISEMENT

Ekosistem karbon biru, seperti mangrove, rawa asin, dan lamun, memiliki peran penting dalam mengurangi dampak perubahan iklim

Untuk mendukung penguatan ekosistem karbon biru, Blibli Ticket Action menggelar penanaman 7.000 pohon mangrove melalui Aksi Cinta Bumi .

Inisiatif yang berfokus pada peningkatan dampak positif terhadap lingkungan. Aksi kolaboratif bersama ecopreneur CarbonEthics dan mitra perbankan Bank Neo Commerce ini, bertepatan dengan peringatan Hari Menanam Pohon Nasional 2024.

Tujuannya untuk memperkokoh benteng laut alami di Kepulauan Seribu, yang sejalan dengan upaya pengurangan emisi di bawah pilar fokus materialitas Blibli Tiket Action.

Hal ini juga merupakan komitmen ekosistem Blibli Tiket dalam mendukung pemerintah mengurangi suhu iklim dan menyelamatkan lingkungan, serta memperlambat resiko kenaikan permukaan air laut.

Sebagian besar pohon mangrove yang ditanam oleh Blibli Tiket Action pada tahun 2024 berasal dari kolaborasi dengan sejumlah pelaku bisnis. Diantaranya 3.700 pohon dari hasil konversi pengembalian kemasan pelanggan, program Tukar Tambah produk elektronik, dan donasi pelanggan serta karyawan ekosistem Blibli Tiket.

Selanjutnya, 2.000 pohon mangrove dari 2.000 peserta program Fresh Track 5K Run dalam rangka perayaan ulang tahun Ranch Market dan Farmers Market. Tidak hanya itu, terdapat 1.000 pohon mangrove yang merupakan bentuk dukungan Bank Neo Commerce dari hasil program pembukaan rekening baru dan 300 pohon lainnya dari hasil lelang fesyen sirkular oleh desainer Rinda Salmun saat gelaran Langkah Membumi Festival 2024 pada awal bulan November lalu.

Lisa Widodo, COO & Co-Founder Blibli, mengatakan, penanaman pohon mangrove ini merupakan wujud kolaborasi yang melibatkan pelanggan, karyawan dan lebih banyak pelaku bisnis, termasuk CarbonEthics dan Bank Neo Commerce, yang sejalan dengan komitmen Blibli Tiket Action dalam mendukung pengurangan emisi lewat rehabilitasi lahan mangrove.

“Kami optimistis langkah ini tidak hanya berkontribusi pada pelestarian karbon biru (blue carbon) untuk mengurangi dampak perubahan iklim, namun juga mendukung ketahanan komunitas lokal melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan yang meningkatkan peluang pendapatan mereka,” kata Lisa dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (29/11/2024).

Senada dengan pernyataan di atas, Bimo Soewadji, CEO & Co-Founder CarbonEthics, menambahkan bahwa penanaman pohon mangrove tersebut memperkuat peran Kepulauan Seribu sebagai benteng abrasi alami untuk wilayah pesisir Jakarta dan sekitarnya.

“Kami di CarbonEthics sangat mengapresiasi dukungan nyata dari Blibli Tiket Action dan beberapa pelaku bisnis lainnya dalam merehabilitasi lahan mangrove di Kepulauan Seribu, khususnya di Pulau Harapan," katanya.

Selain memperluas solusi iklim melalui pelestarian lingkungan pesisir, lanjut dia, aksi ini juga mengedepankan kesejahteraan masyarakat setempat lewat hasil potensi peningkatan hasil tangkapan nelayan, pertumbuhan sektor wisata lokal, dan masih banyak lainnya,” jelasnya.     

Digagas pertama kali pada tahun 2020, inistiatif Aksi Cinta Bumi ini secara konsisten telah meningkatkan kontribusi dalam menanam pohon mangrove dan reboisasi di berbagai lahan kritis di Indonesia sejak tahun 2021.

Hingga tahun 2024, Blibli Tiket Action konsisten meningkatkan jumlah pohon yang ditanam berjumlah 15.000 pohon. Komitmen ini mencerminkan dedikasi Blibli Tiket Action dalam mendukung konservasi blue carbon, atau karbon yang tersimpan di ekosistem laut dan pesisir, dimana emisi karbon bisa terserap dengan 10x lebih banyak dibandingkan hutan terestrial.[

Melalui aksi rehabilitasi ini, Blibli Tiket Action optimistis mendukung potensi penyerapan CO2 hingga 231.000 kilogram dalam 20 tahun mendatang.

Selain itu, langkah hijau terkait juga berperan penting dalam mendukung pelestarian biodiversitas laut, serta meningkatkan kualitas air bersih di wilayah pesisir.

Editor: Imam Suhartadi

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 39 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 43 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 3 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia