Harga Beras Dunia Turun, Setelah RI Putuskan Setop Impor Beras
Kendati harga beras turun, Arief memastikan kesejahteraan petani di Indonesia tetap meningkat. Hal tersebut tercermin dari perkembangan indeks Nilai Tukar Petani Pangan (NTPP).
NTPP di Februari 2024 berada di level 120,30 atau menjadi yang paling tinggi dalam 5 tahun terakhir. NTPP di Desember 2024 disebut masih dalam rentang cukup baik di atas level 100, dengan angka 108,90.
“Harga beras di dunia turun, namun harga petani kita disesuaikan lebih baik lagi, menjelang panen raya tahun ini. Sekali lagi terima kasih kebijakan kepada petani Indonesia,” sebut Arief.
Dampak positif lainnya dari penurunan harga beras adalah tingkat inflasi yang tetap terjaga. Tingkat inflasi umum secara tahunan di 2024 menjadi yang terbaik sejak tahun 1958 dengan raihan 1,54%.
Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, tingkat inflasi yang baik ini salah satunya dipengaruhi penurunan harga komoditas pangan yang lebih stabil dalam 2 tahun terakhir pada tahun 2024.
“Tentu kita ingin terus membentuk ekosistem pangan yang ideal. Di hulu, petani kita terus berproduksi dan memperoleh harga yang baik. Di hilir pun inflasi pun terkendali dengan baik," kata Ketua Bapanas.
Arief menambahkan, stabilitas yang sudah terjaga saat ini perlu dirawat Bapanas dengan melakukan penyerapan produksi beras dari para petani. Langkah ini sesuai dengan instruksi langsung dari Presiden Prabowo, baru-baru ini.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





