Jumat, 15 Mei 2026

PART Gaet Salihin Consultancy Ekspansi ke Malaysia 

Penulis : Harso Kurniawan
14 Jan 2025 | 19:39 WIB
BAGIKAN
PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART). (ist)
PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART). (ist)

JAKARTA, Investor.id - PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) berniat go international dengan mengembangkan pasar ke Asia Tenggara. Perseroan yang didirikan oleh Hamim pada 2007 itu, mengawali ekspansi global, dimulai di Malaysia dengan menggandeng Salihin Consultancy. 

Perseroan mengambil momentum kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Negeri Jiran untuk PM Anwar Ibrahim, belum lama ini. PART menggaet Salihin Consultancy dari Malaysia sebagai penasihat perusahaan.

Dalam keterangan resmi, Senin (13/1/2025), Hamim mengungkapkan, PART menunjuk konsultan terbesar di Malaysia, Salihin Consultancy, sebagai penasihat teknis untuk membuka akses pasar dan jaringan pelaku utama otomotif di Asean terutama di Negeri Jiran itu.

ADVERTISEMENT

“Kami ingin memastikan semua berjalan baik agar rencana memulai kerja sama dengan produsen otomotif seperti Proton dan Perodua dapat terjalin di tahun 2025 ini,” urai Hamim dalam keterangan resmi, Selasa (14/1/2025). 

Kolaborasi dengan Salihin Consultancy, kata dia, juga sangat strategis. Perjalanan dan pengalaman panjang firma jasa profesional terbesar dan terkemuka di Malaysia itu, akan menunjang langkah PART Lancar bagi pembangunan perniagaan, yang bakal meluaskan pengetahuan bagi perkembangan. 
Selain itu, dia menegaskan, PART, emiten manufaktur yang memproduksi komponen suku cadang otomotif, elektronik, dan sanitasi ini, bisa meraih pasar internasional.

Salihin adalah salah satu jaringan jasa profesional internasional terbaik di dunia yang menjanjikan. Perusahaan yang didirikan pada tahun 2002 ini telah berkembang menjadi jaringan perusahaan independen dengan lebih dari 500 mitra, direktur, konsultan, dan profesional di kantor lokal dan internasional.

Salihin menyediakan layanan profesional berkualitas tinggi di bidang audit dan auditor, jaminan, pajak, dan konsultasi di berbagai bidang yang fokus pada perusahaan, konsultasi syariah, dan konsultasi digital. 

Sementara itu, mesranya hubungan bilateral Indonesia-Malaysia itu, membawa berkah tersendiri bagi PART. PART pandai membaca arah angin dengan mengambil momentum tepat berekspansi ke Malaysia. Tetapi, selain karena faktor kunjungan Presiden Prabowo, manajemen tepat membaca peluang pasar dan pandai memilih partner strategis. 

Meski populasi penduduk lebih sedikit dari Indonesia, Malaysia menguasai 27,8% pasar mobil Asean. Pasar mobil Malaysia naik 3,9% dan menduduki peringkat kedua di Asean tahun 2024 sebanyak 594.037 unit. 

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 21 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 25 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia