DeepSeek Buat Geger, Menkomdigi RI Bilang Begini
JAKARTA, investor.id – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menuangkan pandangannya mengenai teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), khususnya usai DeepSeek membuat geger dunia. Ia menyebut DeepSeek, chatbot AI asal China itu akan merubah dominasi teknologi AI komersial yang sudah ada sebelumnya.
Meutya menyampaikan, teknologi AI sudah mengubah lanskap ekonomi digital global. Contohnya perusahaan kecerdasan artifisial DeepSeek asal China telah menyebabkan penurunan dominasi perusahaan teknologi besar di Amerika Serikat.
Dia menuturkan, mulanya, biaya pengembangan AI bisa sangat tinggi. Namun DeepSeek mampu menawarkan model yang lebih terjangkau dan bahkan terbuka bagi pengembang.
“(DeepSeek) berpotensi mengubah dominasi teknologi AI komersial yang ada saat ini,” ujar Menkomdigi Meutya Hafid saat menyampaikan keynote speech dalam Beritasatu Outlook 2025 pada sesi kedua bertajuk ‘Digital Economy: Mendorong Inovasi Teknologi untuk Akselerasi Transformasi Digital’, pada Kamis (30/1/2025).
Menurut dia, AI punya peranan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital, yang selanjutnya bisa berkontribusi lebih terhadap perkembangan ekonomi secara nasional. Indonesia sudah seharusnya punya urgensi tersendiri mengenai perkembangan AI saat ini.
“Pertempuran tidak hanya di bidang pertahanan alutsista saja, tetapi di teknologi khususnya digital. Ini mencerminkan urgensi bagi setiap negara, tidak terkecuali Indonesia, dalam pengembangan kecerdasan buatan dan ekonomi digital,” ungkapnya.
Menkomdigi Meutya Hafid pun membeberkan sejumlah strategi untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia. Setidaknya ada tiga prinsip utama yang diterapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) yaitu inklusif, memberdayakan, serta terpercaya dan berdaulat.
Buat Geger
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






